Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com — Penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang hingga kini belum terealisasi secara merata. Kondisi ini memicu keresahan warga yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi pascabencana.
Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) dan Laskar Hukum Indonesia (LHI), Purnawirawan TNI Zulsyafri, bersama Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEBABRI), menyoroti lambannya proses penyaluran bantuan tersebut. Mereka menilai keterlambatan ini menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat terdampak.
Sejumlah warga di beberapa desa mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aktivitas ekonomi yang terganggu akibat banjir menyebabkan sebagian masyarakat kehilangan penghasilan, sementara kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi.
Zulsyafri menyampaikan keprihatinannya atas proses penyaluran bantuan yang dinilai berlarut-larut tanpa kejelasan. Ia mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret.
“Saya berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan yang telah dijanjikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga. Mereka mengaku bingung dengan informasi yang tidak pasti terkait jadwal pencairan bantuan.
“Dari awal disebutkan bantuan akan dicairkan tanggal 20, namun tidak jelas bulan dan tahunnya. Bahkan sempat disampaikan ‘besok cair’, tetapi tidak ada kepastian hari dan tanggal. Kami hanya menunggu janji yang tidak pasti,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.
Di lapangan, masyarakat menerima informasi yang beragam, mulai dari rencana penyaluran dalam waktu dekat hingga masih menunggu proses administrasi. Ketidakpastian ini dinilai semakin menambah beban psikologis warga terdampak.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera memberikan kejelasan serta mempercepat proses pencairan bantuan. Bantuan tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung pemulihan pascabencana dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait jadwal pasti pencairan bantuan banjir di Aceh Tamiang. Masyarakat pun berharap adanya transparansi dan percepatan penanganan agar bantuan segera diterima oleh pihak yang berhak. (zs)

















