Bitung | Tribuneindonesia.com – Insiden mendebarkan terjadi di jantung kota saat sebuah truk besar mengalami kegagalan teknis yang fatal.
Kecelakaan Tunggal ini melibatkan sebuah unit traktor head Mercedes Benz yang mengakibatkan Satu Peti Kemas Terlepas di ruas Jalan Raya Yos Sudarso, tepatnya di Dekat Plaza Bitung, yang seketika memicu kepanikan warga sekitar pada Minggu sore (03/05/26).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA tersebut bermula ketika kendaraan bernomor polisi L 8325 US tengah melaju dari arah Timur menuju Utara.
Truk yang dikemudikan oleh pria berinisial MDP ini sedang mengangkut muatan krusial berupa ikan segar di dalam kontainer berukuran 20 kaki. Namun, perjalanan yang semula lancar berubah menjadi kekacauan saat beban muatan tiba-tiba menghantam aspal.
Berdasarkan investigasi awal di lokasi kejadian, penyebab utama lepasnya peti kemas tersebut diduga kuat berasal dari faktor kelayakan armada.
Petugas menemukan bahwa kondisi besi gandengan sudah sangat lapuk dimakan usia hingga akhirnya patah karena tidak mampu lagi menahan beban. Hal ini menjadi sorotan tajam terkait standarisasi keamanan kendaraan angkutan barang yang melintas di jalan protokol.
Beruntung, meski kontainer jatuh tepat di badan jalan yang biasanya ramai, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Keberuntungan tampaknya masih berpihak pada pengguna jalan lain yang saat itu berada di sekitar lokasi, mengingat jatuhnya beban seberat belasan ton tersebut bisa berakibat fatal jika mengenai pengendara lain.
Merespons laporan darurat dari masyarakat, Piket Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak sigap menuju titik koordinat.
Petugas kepolisian langsung melakukan sterilisasi area dan pengamanan TKP guna memastikan situasi tetap terkendali.
Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan beruntun yang kerap terjadi akibat adanya hambatan di jalur utama.
Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H, turun tangan langsung memberikan pernyataan resmi terkait penanganan kecelakaan ini.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama kepolisian adalah memulihkan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah potensi bahaya lanjutan bagi publik.
”Personel kami langsung melakukan pengaturan arus agar tidak terjadi kemacetan panjang. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kami menduga kuat adanya kelalaian dalam pemeliharaan kendaraan, di mana kondisi gandengan memang sudah tidak layak pakai,”
tegas AKP Dwi Dea Angraini dalam keterangannya di lokasi.
Sejauh ini, tim di lapangan masih fokus pada proses evakuasi yang cukup memakan waktu. Petugas terpaksa memindahkan ratusan kilogram muatan ikan segar ke armada pengganti sebelum badan kontainer yang rusak dapat diangkat dari tengah jalan menggunakan alat berat.
Di sela-sela penanganan, pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada para pemilik ekspedisi dan pengemudi truk.
Satlantas Polres Bitung menekankan bahwa pengecekan teknis secara rutin bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga keselamatan nyawa di jalan raya.
Menjelang petang, kondisi di Jalan Raya Yos Sudarso dilaporkan mulai berangsur normal kembali.
Berkat penanganan cepat dari pihak berwajib, situasi di sekitar Plaza Bitung tetap kondusif, sementara bangkai kontainer kini dalam proses pembersihan total dari badan jalan. (kiti)
















