Kunjungan Eropa Prabowo Subianto Perkuat Posisi Indonesia

- Editor

Minggu, 19 April 2026 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|tribuneindonesia.com

Langkah diplomasi internasional Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah negara Eropa mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Pertemuan dengan pemimpin dunia seperti Vladimir Putin dan Emmanuel Macron dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.

Arief Martha Rahadyan, menilai bahwa diplomasi tersebut mencerminkan arah baru kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih proaktif dan berorientasi pada hasil konkret.
Diplomasi yang dilakukan Presiden bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari strategi besar untuk memastikan Indonesia mampu memanfaatkan peluang global dalam mempercepat pembangunan nasional,” ujar Arief

Fokus kerja sama yang mencakup sektor energi, pertahanan, hilirisasi industri, hingga ketahanan pangan menunjukkan bahwa pemerintah tengah membangun fondasi ekonomi jangka panjang yang lebih kokoh.

Tindak lanjut cepat pemerintah melalui rapat terbatas pasca kunjungan menjadi indikator kuat bahwa hasil diplomasi tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diarahkan pada implementasi nyata di dalam negeri.

Baca Juga:  BRI KC Pondok Gede Jalin Kerja dengan PT Jasamarga Related Business

Kecepatan dalam menerjemahkan hasil kerja sama internasional ke dalam kebijakan domestik merupakan kunci. Di sinilah letak konsistensi dan keseriusan pemerintah dalam memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Arief memandang bahwa penguatan kerja sama global harus diimbangi dengan kesiapan internal, terutama dalam hal tata kelola, kapasitas industri nasional, serta kualitas sumber daya manusia.

Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong transformasi struktural. Tanpa kesiapan di dalam negeri, kerja sama internasional hanya akan menjadi potensi yang tidak optimal,” tambahnya.

Dengan demikian, diplomasi Presiden di Eropa dinilai bagian integral dari strategi besar menuju kemandirian ekonomi dan percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Bertahan Pasca Pandemi, Swiss-Belexpress Kuta Apresiasi 180 Travel Agent Lewat “Sunset & Connections Gathering 2026
Lintasan yang Mencari Pelari
Kolam, Data, dan Jalan Panjang Menuju Prestasi
Panggung yang Menghidupkan Jalan Diponegoro
Wakili Wali Kota Bitung, Plt Kaban Kesbangpol Apresiasi Peran LDII dalam Pembinaan Karakter Sejak Dini
Semangat Turun ke Sawah, Camat Teupah Tengah Ajak Petani Wujudkan Simeulue Bermartabat
Skandal Pembuangan Limbah Ilegal Lintas Wilayah Guncang Bitung dan Minahasa Utara
Tampar Warga Lokal Hingga Overstay, WN Italia Dideportasi Rudenim Denpasar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:18

Bertahan Pasca Pandemi, Swiss-Belexpress Kuta Apresiasi 180 Travel Agent Lewat “Sunset & Connections Gathering 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:48

Lintasan yang Mencari Pelari

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:56

Panggung yang Menghidupkan Jalan Diponegoro

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:55

Semangat Turun ke Sawah, Camat Teupah Tengah Ajak Petani Wujudkan Simeulue Bermartabat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:57

Integrasi Digital Dikejar

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:15

​Sambut Tim Penilai PKK Kota Bitung, Camat Girian Tegaskan Komitmen Gotong Royong Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12

​Dampingi Gubernur Yulius Selvanus, Wali Kota Bitung Dukung Peningkatan Kualitas SDM Lokal

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:10

PMI Sumut Mencari Arah Baru Pelayanan Kemanusiaan

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Konferensi Pers Polda Aceh, Situasi Bireuen terpantau aman

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:34

Pemerintahan dan Berita Daerah

Lintasan yang Mencari Pelari

Minggu, 26 Jul 2026 - 10:48