Bitung | Tribuneindonesia.com – Dermaga Satrol Kodaeral VIII menjadi saksi pelepasan KRI Bima Suci pada Sabtu (18/07/26).
Kapal latih legendaris milik TNI Angkatan Laut ini bertolak kembali setelah berhasil menuntaskan misi diplomasi maritim internasional yang membawa pesan perdamaian bangsa.
Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya selaku Kazona Tengah Bakamla RI memimpin langsung prosesi pelepasan kapal layar tiang tinggi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Satrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D. turut mendampingi Kazona Tengah untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum kapal angkat sauh.
Kehadiran para pejabat teras Kodaeral VIII, mulai dari Aspers, Kadissyahal, hingga jajaran Komandan Unsur Satrol, mempertegas dukungan penuh institusi terhadap keberhasilan misi ini.
Mereka berdiri tegak di dermaga memberikan penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas kepulangan para prajurit.
Sebelum melepas keberangkatan, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D. secara khusus menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian seluruh awak kapal.
Ia menilai kru KRI Bima Suci telah sukses menjaga dan mengharumkan nama baik Indonesia selama bertugas di luar negeri.
Komandan Satrol Kodaeral VIII tersebut juga menitipkan pesan agar seluruh prajurit terus merawat semangat pengabdian dan jiwa bahari yang tangguh.
Jiwa profesionalisme ini harapannya mampu menginspirasi prajurit lain untuk memperkokoh posisi TNI AL, baik sebagai pelindung kedaulatan maupun duta maritim di kancah dunia.
Kini, kapal yang menghabiskan waktu selama 124 hari singgah di berbagai negara sahabat itu siap mengarungi samudra berikutnya.
KRI Bima Suci kembali berlayar membawa amanah besar untuk terus mengibarkan sang saka Merah Putih di seantero lautan internasional. (kiti)
















