Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung mendorong penguatan sinergi bersama organisasi keagamaan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berjiwa nasionalis sejak usia dini.
Langkah nyata tersebut mengemuka saat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bitung, Idrus Harun, SH, membuka agenda tahunan Pekan Raya Generus LDII Kota Bitung Tahun 2026, Minggu (26/7/26).
Pihaknya menilai, pembinaan karakter sejak dini menjadi modal utama dalam memagari generasi muda dari pengaruh negatif serta memupuk semangat persatuan di tengah keberagaman daerah.
Mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, Idrus Harun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD LDII Kota Bitung atas konsistensinya menggelar Festival Anak Sholeh (FAS) dan Cinta Alam Indonesia (CAI).
”Pemkot Bitung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD LDII Kota Bitung. Festival Anak Sholeh dan Pekan Raya Generus menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan bakat, keterampilan, membangun karakter, sekaligus mempererat tali silaturahmi antargenerasi,”
tegas Idrus saat membacakan sambutan Wali Kota.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif organisasi masyarakat sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pencapaian visi pembangunan SDM yang tangguh dan berakhlakul karimah.
”Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berakhlakul karimah,”
sambung Idrus optimis.
Hadir dalam pembukaan tersebut Kabag Kesra Setda Kota Bitung Juliet Sompotan, SH, perwakilan Camat Matuari Vivi Dien, S.Sos., Lurah Sagerat Anatje Rotty, serta jajaran pengurus DPW/DPD LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Sulawesi Utara.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Fauzi Jamil, S.Pd.I, merinci bahwa perhelatan tiga hari sejak 24 hingga 26 Juli 2026 ini menghimpun sebanyak 133 peserta dari tingkat anak-anak hingga remaja.
Ia menjelaskan, sebanyak 80 peserta remaja menggembleng fisik dan mental dalam program CAI melalui materi wawasan kebangsaan, wirausaha, hingga kegiatan outbound pelestarian alam.
”Kami merancang program CAI agar para remaja tidak hanya tangguh secara keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan keutuhan NKRI,”
ujar Ustadz Fauzi Jamil.
Adapun 53 peserta usia PAUD hingga SD mengasah potensi diri dalam FAS melalui cabang lomba adzan, hafalan Al-Qur’an, mewarnai, kultum, dan cerdas cermat.
”Melalui perlombaan di Festival Anak Sholeh ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak dini agar mereka terbiasa berkompetisi secara sehat dan berprestasi,”
tambah Ketua Panitia tersebut.
Selain itu, Ketua DPD LDII Kota Bitung KH Bumi Mustamin, S.Sos. menegaskan komitmennya menjadikan kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang demi melahirkan generasi Bitung yang religius, mandiri, dan siap menjawab tantangan masa depan.
Diketahui, dari unsur organisasi dan tokoh masyarakat hadir Dewan Penasehat DPW LDII Sulawesi Utara KH Ahmad Fauzi, Ketua DPW LDII Sulawesi Utara yang diwakili Sekretaris KH Sunarwan, ST, Ketua Persinas ASAD Sulawesi Utara AKP (Purn.) H. Nyoto, S.Sos., Dewan Penasehat DPD LDII Kota Bitung KH Ustadz Khoirudin Bandu, S.Sos., Ketua DPD LDII Kota Bitung KH Bumi Mustamin, S.Sos., serta Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Sulawesi Utara M. Amin Muslim, S.Kom.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Dewan Penasehat DPD LDII Kota Bitung KH Ustadz Khoirudin Bandu, S.Sos., menutupnya dengan Doa bersama. (kiti)


















