Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai

- Editor

Rabu, 16 September 2026 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., Saat melakukan mediasa. (Dok. Istimewa)

Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., Saat melakukan mediasa. (Dok. Istimewa)

Bitung | Tribuneindonesia.com –  Ketegangan yang sempat memicu perhatian publik Kota Bitung akhirnya mereda total setelah kepolisian memfasilitasi jalur dialog.

​Polres Bitung meredam perselisihan antara Harisanto Pasa alias Kep Anto dengan Ical Mamuntu dan Mario Mamuntu melalui mekanisme mediasi pada Rabu (16/9/26).

​AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya pertemuan yang berlangsung hangat di Markas Polres Bitung tersebut.

​Petugas membuka ruang diskusi terbuka agar setiap pihak membeberkan pangkal persoalan tanpa ada rasa saling mengintimidasi.

​Kapolres Bitung mengarahkan alur pembicaraan secara humanis sehingga kesalahpahaman yang sempat memanas di media sosial berhasil diluruskan.


​Kep Anto, Ical Mamuntu, dan Mario Mamuntu menyepakati lembar perdamaian dan berjanji menutup rapat sengketa pribadi tersebut.


​Ketiga belah pihak saling berjabat tangan serta mengutarakan permohonan maaf di hadapan aparat kepolisian dan para saksi.

​AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa kesepakatan ini memutus rantai konflik fisik maupun aksi saling serang di ruang digital.

​Pihaknya mengingatkan masyarakat agar tidak memicu perpecahan hanya karena mengedepankan ego pribadi atau kelompok semata.

​Kapolres Bitung meminta warga menghentikan kebiasaan mengunggah potongan video provokatif yang belum teruji kebenarannya ke media sosial.

Baca Juga:  Polres Simeulue Lakukan Penyelidikan Dugaan Rumah yang Dijadikan Tempat Penampungan Daging Babi Hutan

​Ia mengimbau publik untuk segera melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah setempat, atau kepolisian jika menemukan potensi gesekan warga.

​Seluruh pihak yang berselisih kini mengemban tanggung jawab moral untuk meredam potensi gesekan di tingkat pendukung masing-masing.

​Kepolisian merancang penyelesaian masalah berbasis dialog ini sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​Polres Bitung menekankan fungsi pengayoman masyarakat dibanding penindakan hukum kaku untuk perkara yang masih bisa dimusyawartkan.


Petugas kepolisian mengawasi secara aktif dinamika pascamediasi agar tidak ada oknum yang sengaja memunculkan narasi provokasi baru.


​Masyarakat Kota Bitung menyambut positif hasil penyelesaian damai yang menandai berhentinya perselisihan antarkelompok tersebut.

​Berakhirnya ketegangan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang dingin mampu menyelesaikan masalah seberat apa pun tanpa kekerasan.

​Seluruh elemen daerah kini kembali menyatukan fokus untuk mendukung pembangunan Kota Bitung yang aman dan aman kondusif.

​Kapolres Bitung menutup proses mediasi dengan mengajak seluruh warga terus memelihara semangat persaudaraan di atas perbedaan pandangan. (kiti)

Berita Terkait

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG
Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri
Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir
Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk
Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:24

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Minggu, 1 November 2026 - 10:24

PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG

Minggu, 1 November 2026 - 06:56

Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:57

Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Berita Terbaru