RAJA AMPAT — Tribuneindonesia.com, Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat memastikan pembayaran biaya asrama mahasiswa di sejumlah kota studi, termasuk Manado, Yogyakarta dan Manokwari, akan segera dilakukan pada pertengahan September 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Linda Moom, pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat yang menangani administrasi pembayaran asrama mahasiswa. Ia mengatakan pihaknya saat ini masih menyiapkan sejumlah dokumen dan administrasi yang diperlukan sebelum pembayaran direalisasikan.
Menurut Linda, pembayaran tersebut mencakup biaya kontrakan selama satu tahun untuk mahasiswa Raja Ampat yang berada di tiga kota studi tersebut.
“Pembayaran itu untuk satu tahun, baik untuk Manado, Jogja maupun Manokwari. Untuk ketiga kontrakan di kota studi tersebut, pertengahan September kami akan melakukan pembayaran,” ujar Linda.
Ia menegaskan mahasiswa diminta tidak terlalu khawatir terkait keterlambatan pembayaran tersebut. Menurutnya, pihak Dinas Pendidikan telah berkomunikasi dengan para pemilik kontrakan untuk memastikan persoalan pembayaran tetap ditangani.
“Jadi untuk adik-adik tetap aman saja. Kami sudah melakukan komunikasi dengan pemilik asrama. Kalau ada apa-apa, pemilik asrama pasti komunikasi dengan kami,” katanya.
Linda menambahkan, komunikasi dengan pemilik asrama dilakukan agar keberadaan mahasiswa Raja Ampat di masing-masing kota studi tetap dapat dipastikan aman sembari proses administrasi pembayaran diselesaikan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Dinas Pendidikan menargetkan pembayaran tunggakan asrama mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari dapat direalisasikan pada pertengahan September 2026.




















