Pesisir 65 Km Jadi Jalur Rawan, Pengamanan Laut Diperkuat

- Editor

Selasa, 15 September 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Garis pantai sepanjang sekitar 65 kilometer menjadi perhatian serius dalam upaya memperketat pengawasan jalur laut yang berpotensi dimanfaatkan untuk peredaran narkotika. Pengamanan kawasan pesisir kini didorong melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Penguatan pengawasan itu mengemuka saat Asri Ludin Tambunan menerima audiensi Komandan Satuan Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Letkol Laut (P) Soni Wibisono, bersama jajaran BNNK, Senin (14/9/2026).

Wilayah pesisir yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka dinilai memiliki tantangan tersendiri. Selain menyimpan potensi ekonomi yang besar, kawasan tersebut juga membutuhkan pengawasan ketat karena jalur laut dapat dimanfaatkan untuk memasukkan barang terlarang, termasuk narkotika.

Satrol Kodaeral I menyatakan kesiapan mendukung pengamanan melalui unsur armada dan patroli laut yang dimiliki. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak jaringan yang memanfaatkan kawasan pesisir sebagai jalur distribusi.

Asri Ludin Tambunan meminta dukungan TNI AL untuk memperkuat pengawasan terhadap kemungkinan masuknya narkotika melalui jalur laut.

Kami mohon dukungan dari kawan-kawan TNI AL khususnya untuk membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi peredaran narkoba yang masuk melalui jalur laut, mengingat garis pantai kita itu ada sekitar 65 km,” ujarnya.

Di tengah pembahasan keamanan, kawasan pesisir juga diarahkan menjadi ruang produktif untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Salah satu rencana yang dibahas adalah pemanfaatan sekitar 900 hektare lahan di Paluh Kurau untuk pengembangan ketahanan pangan. Program tersebut mencakup rencana cetak sawah baru serta pengembangan ekonomi biru melalui budidaya kepiting soka.

Kita kolaborasikan. Kami juga sudah menyiapkan masyarakat alat berat untuk cetak sawah. Lahan yang ada harus semakin produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Menko Kumham Imipas Resmikan Memorial Living Park Rumoh Geudong di Pidie

Namun, persoalan keamanan pesisir tidak berhenti pada pengawasan jalur laut. BNNK juga mendorong penguatan pencegahan penyalahgunaan narkotika dari lingkungan internal aparatur hingga kalangan pelajar dan masyarakat usia produktif.

Deteksi dini terhadap ASN menjadi salah satu langkah yang mendapat perhatian. Asri Ludin Tambunan menyatakan kesediaannya menjalani pemeriksaan sekaligus membuka ruang pemeriksaan bagi ASN sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dari lingkungan internal.

Kalau kita ingin memperbaiki, memang harus dimulai dari dalam. Saya terbuka untuk pemeriksaan kepada para ASN,” tegasnya.

Perhatian lain muncul terkait penggunaan rokok elektrik atau vape. Instruksi Gubernur Sumatera Utara mengenai larangan penggunaan vape di lingkungan kerja pemerintah daerah akan ditindaklanjuti.

Kepala BNNK, Kombes Pol M Fadris Sangun Ratu Lana, mengungkapkan adanya perkembangan modus penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair yang berpotensi dicampurkan ke dalam cairan vape.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat menyasar remaja maupun kelompok usia produktif.

Kami sudah melihat komitmen Pak Bupati terhadap perang melawan narkoba. Berbagai penindakan serta dukungan yang telah dilakukan bisa terus kita kolaborasikan bersama,” ujarnya.

BNNK juga mendorong penguatan sejumlah program pencegahan, di antaranya Kampung Bersinar, Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), serta SPEKTA yang telah dibentuk di SMP Negeri 2 Lubuk Pakam.

Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa pengawasan narkotika membutuhkan pendekatan berlapis. Jalur laut diawasi melalui patroli dan pengamanan pesisir, sementara pencegahan dari dalam diperkuat melalui deteksi dini aparatur, pendidikan anti narkoba dan penguatan lingkungan masyarakat.

Dengan garis pantai yang panjang dan posisi strategis menghadap Selat Malaka, efektivitas kolaborasi antarlembaga akan menjadi faktor penting untuk memastikan kawasan pesisir tidak berubah menjadi celah bagi jaringan peredaran narkotika.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir
Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:18

Penerangan Hukum Kejari Bireuen di Kota Juang: Ingatkan Keuchik Kelola Anggaran Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Kamis, 5 November 2026 - 05:10

Kapolsek Jangka Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Cegah Judi Online

Kamis, 5 November 2026 - 03:07

Tragedi Penembakan di Tiro, Mantan Tokoh GAM Eropa Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 01:18

Kopi Kamtibmas: Cara Polsek Jangka Rangkul Para Keuchik Jaga Kondusifitas Gampong

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:49