Integrasi Digital Dikejar

- Editor

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Derdang-Perburuan menuju layanan digital yang saling terhubung memasuki lembaran baru. Puluhan aplikasi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri dinilai tak lagi memadai untuk menjawab kebutuhan pelayanan yang cepat. arah baru pun dipasang.bukan menambah aplikasi, melainkan menyatukan data agar seluruh layanan bergerak dalam satu tarikan napas.

Dorongan itu mengemuka dalam rapat Tim Koordinasi Pemerintahan Digital (PEMDI) di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah, Jumat, 24 Juli 2026. Dedi Maswardy menilai persoalan utama bukan kekurangan aplikasi, melainkan banyaknya sistem yang berjalan tanpa saling mengenal. akibatnya, data tersimpan di berbagai ruang berbeda dan memperlambat proses pengambilan keputusan.

menurut Dedi, seluruh aplikasi harus mampu berbagi informasi. Integrasi data diyakini akan memangkas proses administrasi, mempercepat pelayanan, serta menghasilkan informasi yang lebih akurat saat menentukan kebijakan.

Ilustrasi sederhana muncul dari hubungan antara data perpajakan dan sistem perizinan. bila keduanya saling terhubung, berbagai kewajiban dapat diketahui melalui satu pintu tanpa pemeriksaan berulang. Pola kerja seperti itu dinilai lebih efisien dibanding mempertahankan sistem yang berdiri sendiri.

Perubahan arah digital juga menyentuh pengelolaan aparatur. Seluruh ASN diminta melengkapi data pada aplikasi MyASN dan meningkatkan kemampuan digital. Langkah itu berkaitan dengan penerapan manajemen Talenta yang kelak menjadi dasar pengembangan karier aparatur.

Baca Juga:  ​Wakili APKASI di Rakor Kemendagri, Sekjen Joune Ganda Tekankan Belanja Berkualitas dan Inovatif

di sisi lain, Sandra Dewi Situmorang mengungkapkan bahwa pada 2026 konsep Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bergeser menjadi Pemerintahan Digital (PEMDI). Regulasi teknis memang belum rampung, namun proses evaluasi nasional tetap berjalan sesuai jadwal.

catatan tahun sebelumnya memperlihatkan pekerjaan rumah yang belum selesai. Indeks SPBE 2025 berada di angka 3,86, masih berada di bawah rata-rata nasional maupun Sumatera Utara. Kondisi itu mendorong penyusunan Arsitektur Pemerintahan Digital yang ditargetkan rampung pada Oktober hingga November 2026 sebagai salah satu syarat penilaian nasional.

Evaluasi tersebut mencakup 20 indikator yang terbagi dalam tujuh aspek, mulai dari pengelolaan, penyelenggaraan, data, keamanan digital, teknologi, keterpaduan layanan digital, hingga kepuasan pengguna. Pada aspek keamanan digital, Diskominfo mencatat nilai 3,9 dengan kategori baik.

Sandra juga menyoroti pentingnya pembangunan Rumah Data melalui pengumpulan data sektoral. Basis data yang tersusun rapi dipandang akan memudahkan penyusunan berbagai kebijakan berbasis informasi yang lebih utuh.

Saat ini terdapat sekitar 94 aplikasi. Sebagian sudah tidak lagi aktif dan akan dihentikan agar tidak membebani server maupun pengelolaan sistem informasi. Fokus berikutnya diarahkan pada penyempurnaan dan penyatuan aplikasi yang masih relevan, sehingga layanan digital benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan hanya mempermudah pekerjaan di balik meja birokrasi.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat
Dalam Gelaran Pertandingan Badminton HUT KORPRI ke-55 
Ketua MUI Deli Serdang. Pesantren Benteng Moral Bangsa, Deli Serdang Mengaji Harus Sukses
Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Kualitas Udara Membaik Sekolah Kembali Tatap Muka
GEGER! DPRK Raja Ampat Kompak Tolak Pemindahan dr. Laura, Bupati Diminta Batalkan Surat Tugas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:29

Camat Maesa Fatmawaty Soleman Dorong Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:40

URGENT KEMANUSIAAN! Siti Munawaroh Butuh Tambahan 1 Kantong Darah Golongan O Positif, Keluarga Berharap Uluran Tangan Relawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:01

HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:50

Penuh Harapan : Harmoni Kebersamaan PWI Simeulue dan Nasir Nurdin di Pelabuhan Sinabang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:06

Kasus Kayu Ilegal di Aceh Singkil Disorot, Kuasa Hukum Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Anak Wakil Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Bitung Hadiri Peluncuran Program POLIRAN di Ranowulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:36

Night Angel, Band Gothic Metal Asal Batang Kuis yang Bertahan Sejak 1999

Berita Terbaru