Beras Bantuan dan Data Penerima

- Editor

Minggu, 6 September 2026 - 02:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Pembagian beras bantuan di Pancur Batu menyisakan satu soal yang tak bisa ditutup oleh kegiatan penyerahan.apakah setiap keluarga yang namanya tercatat benar-benar menerima jatah sesuai haknya.

Pada Jumat, 4 September 2026, beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) disalurkan kepada warga di Kecamatan Pancur Batu. hampir 10 ribu keluarga tercatat sebagai penerima. di seluruh wilayah Deli Serdang, jumlah penerima mencapai 175.052 keluarga.

di atas kertas, ketentuannya terang. Setiap keluarga yang telah masuk daftar by name by address memperoleh 30 kilogram beras. namun pada saat penyerahan, beras yang diberikan secara simbolis hanya 10 kilogram.

Perbedaan itu segera menjadi perhatian. Sebab bantuan pangan memiliki ukuran yang sederhana. berapa kilogram yang seharusnya diterima, dan berapa kilogram yang benar-benar sampai ke tangan penerima.dr H Asri Ludin Tambunan mengingatkan aparat kecamatan dan desa agar tidak mengurangi jatah penerima.

ia meminta 30 kilogram tetap menjadi hak satu keluarga yang namanya tercatat, bukan dipecah lalu dibagikan kepada keluarga lain. satu keluarga yang sudah tercatat mendapatkan 30 kilogram. jangan ada yang dikurangi porsinya dan jangan dibagi rata,” ujarnya.

Peringatan tersebut sekaligus menempatkan daftar penerima sebagai bagian penting dari distribusi. Data by name by address semestinya menjadi alat untuk memastikan bantuan tidak bergeser dari orang yang telah ditetapkan. persoalannya kemudian bergeser pada pengawasan.

Camat dan kepala desa diminta memastikan beras sampai kepada penerima sesuai daftar. artinya, proses tidak berhenti ketika beras diturunkan atau ketika nama penerima dipanggil. ada kewajiban mencocokkan nama, alamat, jumlah bantuan, serta penerimaan di lapangan. celakanya, daftar penerima tidak selalu menggambarkan seluruh keluarga yang membutuhkan.

Baca Juga:  Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

ada warga yang dinilai layak menerima bantuan tetapi belum masuk daftar. untuk kelompok ini, pencatatan dapat dilakukan melalui Dinas Sosial. nama-nama tersebut kemudian dapat diusulkan untuk memperoleh tindak lanjut.

Pemkab juga menyatakan akan menyediakan bantuan tambahan bagi keluarga yang memenuhi kriteria. Sumber pembiayaannya berasal dari anggaran daerah.

di sinilah persoalan data menjadi penting. Ketika seseorang belum tercatat, ia dapat kehilangan akses. Sebaliknya, ketika seseorang sudah tercatat, jatahnya harus tetap utuh. Kesalahan pada salah satu tahap dapat mengubah tujuan bantuan.

Bulog menjadi bagian penting dalam rantai distribusi. Beras berasal dari cadangan pangan yang disiapkan untuk membantu masyarakat. Setelah berada di daerah, pengawasan beralih pada proses penyaluran sampai ke keluarga penerima. bagi warga, ukuran keberhasilannya tidak rumit. Beras harus sampai kepada nama yang tercantum, dengan jumlah yang sesuai.

Karena itu, pesan Asri Ludin cukup keras.bantuan Presiden tidak boleh berkurang, bahkan satu kilogram pun.“jangan dikurangi satu kilogram, bahkan satu butir pun dari bantuan Presiden,” katanya.

Kalimat itu membawa konsekuensi bagi aparat yang mengurus pembagian. Setiap kilogram memiliki penerima. Setiap nama memiliki jatah. dan setiap pengurangan seharusnya dapat dijelaskan.

Penyaluran di Pancur Batu turut dihadiri perwakilan Lom Lom Suwondo, Ketua TP PKK Jelita Asri Ludin Tambunan, Asniar Lom Lom Suwondo, perwakilan Bulog Sumatera Utara, Baznas, serta jajaran kecamatan dan desa.(Ilham Gondrong)

 

 

 

Berita Terkait

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat
Peringati HUT ke-73 KPU Bitung, Pemkot Dorong Penguatan Demokrasi dan Beri Santunan Anak Yatim
Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya
Sambut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Wali Kota Bitung Harap Kelurahan Girian Weru Dua Raih Prestasi Tertinggi
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29