Bitung | Tribuneindonesia.com – Kecepatan tanggap ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Makawidey saat merespons insiden infrastruktur publik di wilayahnya, Jumat (04/09/26).
Pasalnya, sebuah tiang listrik ambruk hingga membentang di depan kediaman keluarga Lihondatu Hengkeng, Lingkungan I, Makawidey, setelah tersangkut muatan sebuah truk yang melintas pada Rabu (3/9) dini hari.
Insiden tersebut bermula ketika sebuah truk beroperator yang mengangkut muatan kasur melintasi ruas jalan pemukiman tersebut.
Pengemudi yang tidak menyadari tinggi muatannya membuat bagian atas kasur tersangkut pada instalasi kabel, hingga akhirnya menarik dan merubuhkan satu tiang listrik ke badan jalan.
Menerima laporan dari warga, aparatur pemerintah setempat tidak membuang waktu untuk langsung bergerak ke lokasi musibah.
Lurah Makawidey, Christovol Matualatupauw, S.T., memimpin langsung peninjauan lapangan guna memastikan keamanan warga sekitar serta menginventarisasi kerusakan yang terjadi.
”Kami langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan warga untuk memastikan kondisi di lapangan aman dan jalur tersebut tidak membahayakan pengguna jalan,”
ujar Lurah Makawidey, Christovol Matualatupauw, S.T., saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Dalam peninjauan darurat tersebut, Christovol tidak bergerak sendiri. Ia didampingi dua staf kelurahan, Riski Tempo, serta Kepala Lingkungan I, Christy Mangundap, yang berkoordinasi mengatur alur lalu lintas sementara dan menenangkan warga sekitar.
Guna mempercepat penanganan, pihak kelurahan segera meneruskan laporan kerusakan armada instalasi tersebut kepada kantor PLN terdekat.
Sinergi dan koordinasi cepat ini direspons positif oleh tim teknis PLN yang langsung menerjunkan personel beserta peralatan berat ke titik lokasi.
”Koordinasi intensif langsung kami lakukan dengan PLN setempat agar perbaikan bisa segera dieksekusi, mengingat ini jalur aktif warga,”
tambah Christovol.
Proses evakuasi dan perbaikan jaringan kelistrikan berlangsung hingga siang hari.
Petugas PLN akhirnya berhasil menyelesaikan seluruh proses perbaikan dan memulihkan pasokan listrik secara normal pada pukul 13.00 WITA, tanpa ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (kiti)


























