Aspal Setelah Puluhan Tahun di Tandem Hilir

- Editor

Kamis, 3 September 2026 - 15:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang- Dua ruas jalan di Dusun Rejo dan Dusun Abadi, Desa Tandem Hilir II, akhirnya berlapis aspal setelah puluhan tahun dibiarkan sulit dilalui. Bagi warga, perubahan itu paling terasa bagi petani yang setiap hari melewati jalan tersebut menuju areal persawahan.

Siti masih mengingat kondisi jalan itu ketika dirinya kecil. Kini ia telah memiliki anak. Aspal baru pertama kali menutup badan jalan yang selama bertahun-tahun menjadi jalur warga. selama saya masih kecil, sekarang sudah punya anak, baru ini lah diaspal. Anak sekolah pun jalannya udah enak sekarang,” kata Siti saat peresmian ruas jalan tersebut, pada Kamis, 3 September 2026.

Jalan itu sebelumnya menjadi bagian dari rutinitas warga yang harus berhadapan dengan akses yang sulit. bagi petani, kondisi jalan berpengaruh langsung terhadap perjalanan menuju lahan dan pengangkutan hasil pertanian. Ari Junaidi menyebut dua ruas jalan yang saling terhubung tersebut kini memudahkan petani menuju sawah.

terima kasih atas pengaspalan jalan di Dusun Abadi dan Benteng. Ini jalan yang susah dilalui, terutama bagi petani yang ke sawah. Sekarang kami merasakan bagaimana nyamannya bekerja ke sawah,” ujar Ari. namun aspal hanya menyelesaikan satu bagian dari persoalan akses warga. Kondisi saluran air masih menjadi pekerjaan berikutnya.

Sahnan mengatakan normalisasi sungai sepanjang sekitar 600 meter telah membuat aliran air di depan permukiman lebih lancar. Warga Blok 1 masih mengusulkan pembangunan drainase untuk mengurangi persoalan air di sekitar permukiman.

terima kasih atas bantuan normalisasi. Sungai di depan rumah warga sudah dikorek sekitar 600 meter dan airnya sekarang lancar. Ke depan, warga Blok 1 berharap ada pembangunan drainase juga,” katanya.

Permintaan itu mendapat respons dari dr H Asri Ludin Tambunan. Ia menyatakan pembangunan drainase dan jalan dapat dilanjutkan dengan syarat warga dan pemerintah desa ikut merawat hasil pekerjaan. Kalau dibangun drainase, paling tidak ada gotong royong untuk membersihkannya secara rutin,” ujar Asri Ludin

Baca Juga:  5 dari 8 paket pekerjaan TA.2023 pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Belum menyelesaikan kewajiban temuan BPK-RI Perwakilan Aceh.

Pesan itu berulang pada persoalan pemeliharaan. Badan jalan dan parit diminta bebas dari sampah serta tanaman yang merambat. Infrastruktur yang baru dibangun berpotensi cepat rusak jika saluran air tersumbat atau badan jalan tidak dijaga. asal pembangunan tidak dijaga dan dipelihara, umurnya tidak panjang. Ini pekerjaan bersama,” katanya.

Persoalan lain muncul dari kendaraan bermuatan berlebih. Sejumlah ruas jalan telah dipasangi portal oleh warga sebagai upaya membatasi kendaraan yang berpotensi merusak permukaan jalan. Asri Ludin mengapresiasi langkah tersebut. namun portal diminta tidak menghambat kendaraan pengangkut hasil bumi yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga.

Bagi warga Tandem Hilir II, aspal baru itu bukan akhir dari persoalan. Jalan yang telah diperbaiki membutuhkan pengawasan dan perawatan agar tidak kembali ke kondisi sebelumnya. Drainase yang diusulkan warga juga menjadi pekerjaan lanjutan yang berkaitan langsung dengan usia jalan.

Asri Ludin mengatakan pembangunan infrastruktur harus memberi manfaat bagi petani, anak sekolah dan aktivitas ekonomi warga. Ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak hanya terpusat pada satu kawasan.

tadi disampaikan warga bahwa semenjak Indonesia merdeka, bahkan sebelum merdeka, dusun itu belum pernah tahu yang namanya aspal. Jadi, pertahankan jalan ini selama mungkin. Kalau jalan yang sudah dibangun bisa bertahan, daerah lain juga bisa mendapatkan pembangunan. Jangan hanya itu-itu saja yang dibangun,” ujarnya.Kunjungan kerja itu juga diisi penyerahan bantuan Baznas dan kursi roda kepada sejumlah warga.(Ilham Gondrong)

 

 

Berita Terkait

Ubah Pola, Awasi Proyek
Mengejar Pajak di Ujung Tahun
Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service Diduga Kongkalikong, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik Perusahaan!
Dipimpin Kades Novian, SE, Pemerintah Desa Sinabang Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027 Melalui Musyawarah RKPDesa
Kasus BPBD Simeulue  Jadi Pelajaran Berharga  : Evaluasi Menyeluruh Terhadap Tata Kelola Proyek !
Tiga Besar PPD 2026, Asri Ludin Adu Data Pembangunan
Dua Tahap untuk Sekolah Unggulan Galang
Anggaran, Kemiskinan, dan Ujian Program Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:07

Polres Bitung Apresiasi Penghibahan Lahan Makam Gratis Seluas 1.700 Meter Persegi oleh IPTU Iskandar

Kamis, 3 September 2026 - 08:08

Polda Bali Perkuat Koordinasi Keamanan Pariwisata Bersama Konsulat Jenderal Amerika Serikat

Selasa, 1 September 2026 - 03:10

Kapolsek Gandapura Ajak Siswa SMAN 1 Jadi Pelopor Pencegahan Judol, Narkoba Hingga Kenakalan Remaja 

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:56

Kapolres Bireuen Hadiri Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Kecamatan Jeumpa 

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:22

PATROLI SAMBANG KAMTIBMAS POLSEK JEUNIEB RAJUT KEBERSAMAAN DENGAN WARGA

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:02

Mutasi Mabes Polri, Sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh dan Kapolres Jajaran Dapat Jabatan Baru

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:31

Polda Bali Ungkap Kasus Narkotika dan Kepemilikan Senjata Api di Gianyar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:25

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., jadi Narasumber Pada Pomaba Universitas UNIKI

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Aspal Setelah Puluhan Tahun di Tandem Hilir

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:58

Headline news

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 Sep 2026 - 14:02

Oplus_131072

Pemerintahan dan Berita Daerah

Ubah Pola, Awasi Proyek

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:40