Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service Diduga Kongkalikong, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik Perusahaan!

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Tenggara — Bau busuk aroma korupsi kian menyengat dari proyek “Pembangunan Irigasi Zona Pertanian” di Desa Darul Imam, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara. Proyek fisik yang menelan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp199.613.000 ini bukan sekadar amburadul, melainkan terang-terangan memperkosa aturan pengadaan barang dan jasa negara. Bagaimana tidak, papan informasi proyek mencatat dengan telanjang bahwa kolom Perencana, Pengawas, hingga nomor BPJS-TK dibiarkan kosong melompong!

Berdasarkan data resmi pada plang proyek yang dipasang di lokasi, rincian kegiatan tersebut meliputi:

* Instansi Pemberi Proyek: Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

* Nomor SPK: 600/803/SPK/PA/DAU/PUPR-AGR/VII/2026.

* Nilai Kontrak: Rp199.613.000 (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Tiga Belas Ribu Rupiah) bersumber dari APBK-DAU Tahun Anggaran 2026.

* Pelaksana Proyek: CV. Jambu Lele Service.

* Jadwal Pelaksanaan: 12 Agustus 2026 hingga 09 November 2026.

* Kejanggalan Fatal: Kolom perencana dan pengawas dikosongkan secara sengaja, mengindikasikan proyek ini berjalan tanpa kendali teknis dan bebas merampok uang rakyat.

LSM KPK RI: “Ini Perampokan Terang-terangan, Dinas PUPR dan Rekonan Main Mata!”

Kecaman keras langsung dilayangkan oleh perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LSM KPK RI), Saidul. Dengan nada geram, Saidul menilai ketiadaan konsultan perencana dan pengawas dalam proyek ratusan juta rupiah ini adalah bukti nyata adanya persekongkolan jahat antara pejabat Dinas PUPR Aceh Tenggara dengan pihak kontraktor.

Baca Juga:  Pasca Mutasi 12 Kepala SKPD, Tagore Tunjuk 10 Plt untuk Isi Kekosongan Jabatan

“Bagaimana bisa proyek fisik dikerjakan tanpa perencana dan pengawas? Ini jelas-jelas proyek siluman yang sengaja diciptakan untuk mengeruk keuntungan pribadi! Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service sedang mempermainkan uang rakyat. Kami mendesak aparat penegak hukum tidak boleh tidur; segera periksa kepala dinas PUPR dan tangkap penanggung jawab CV Jambu Lele Service!” tegas Saidul dengan nada menggelegar.

Kontraktor Pengecut, Blokir Nomor dan Lari dari Tanggung Jawab

Borok proyek ini semakin pekat ketika pihak CV. Jambu Lele Service menunjukkan sikap pengecut dan alergi terhadap kontrol sosial. Dihubungi berulang kali oleh sejumlah wartawan melalui pesan singkat dan panggilan telepon, pihak manajemen kontraktor kompak bungkam, memblokir akses, dan pura-pura mati gaya. Panggilan telepon dengan sengaja diabaikan dan tidak pernah diangkat, mencerminkan mental penjahat kerah putih yang ketakutan kedoknya terbongkar.

Sikap lari dari tanggung jawab dan alergi konfirmasi ini menegaskan bahwa ada kebusukan besar yang sengaja ditutup-tutupi dari kualitas pengerjaan irigasi tersebut. Hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi, pihak CV. Jambu Lele Service terus bersembunyi di balik bungkamnya mulut mereka, sementara publik dan aparat penegak hukum ditantang untuk segera membongkar tuntas skandal korupsi berlabel “DAU 2026” ini.***

Berita Terkait

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN, HJ. NURBAYAH (OMA BAYUT) BINTI SLEMAT JOHAR WAFAT DI JAKARTA, JENAZAH DIRENCANAKAN DIBAWA KE TEBING TINGGI
URGENT KEMANUSIAAN! SITI MUNAWAROH BUTUH 1 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA MENGGUGAH KEPEDULIAN RELAWAN DAN MASYARAKAT
BERSAMA MASYARAKAT PANTAU KINERJA KEMENTERIAN KABINET PRABOWO, JIKA TIDAK BERPIHAK PADA RAKYAT COPOT SAJA, AGAR PEMERINTAHAN KIAN MEMBAIK
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia
Polres Muaro Jambi Sisir DAS Batanghari, Temukan Sekitar 10 Rakit Diduga Terkait PETI
Camat Maesa Fatmawaty Soleman Dorong Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:18

Anggaran Ada Tapi Gaji Ditahan? Misteri 6 Bulan Hak Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara yang Menguap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:03

NSS Grong Grong: Pameran Pro Vaganza di Sigli, Banjir Hadiah untuk Pembeli Honda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:16

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:06

​Wujudkan “Green Policing”, Polres Bitung Tanam Pohon Penghijauan di Pinokalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:22

Terbesar di Indonesia, Polri Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie yang Dikendalikan Ahli Kimia Asal China

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:21

SMAN 1 Indrajaya Bangun Semangat Juang, Gelar Yasinan‑Zikir Bersama Hadapi Tes Kemampuan Akademik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:57

Perkuat Kamtibmas, Polsek Jangka Gelar Jumat Keliling di Masjid An Nur dan Ajak Warga Berantas Narkoba

Berita Terbaru