Coba Kelabuhi Petugas Lewat Alas Kaki, Pengunjung Lapas Bitung Ditangkap Bersama Barang Bukti

- Editor

Selasa, 1 September 2026 - 21:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas IIB Bitung, Rolando F.V. Buntuang, bersama Petugas Lapas beserta APH. (Dok. Istimewa)

‎Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas IIB Bitung, Rolando F.V. Buntuang, bersama Petugas Lapas beserta APH. (Dok. Istimewa)

Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemeriksaan ketat di Pintu Utama (P2U) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bitung kembali membuahkan hasil, Selasa (02/08/26).

Seorang pengunjung berinisial (JL) gagal melancarkan aksinya saat mencoba memasukkan ratusan butir obat-obatan terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan.

​Upaya penyelundupan tersebut terendus berkat kejelian petugas yang mencurigai gerak-gerik serta barang bawaan (JL).

Pengunjung tersebut diketahui datang ke lapas yang berlokasi di Jalan J.P. Kalangi, Kelurahan Tewaan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara, untuk membesuk salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP).

​Modus yang digunakan pelaku terbilang cerdik dengan memanfaatkan alas kaki yang ia kenakan. Namun, kewaspadaan tinggi dari petugas P2U membuat trik penyembunyian barang haram tersebut akhirnya terbongkar.


Kepala Lapas Kelas IIB Bitung Heddry Yadi, melalui Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas IIB Bitung, Rolando F.V. Buntuang, mengonfirmasi pengungkapan kasus tersebut pada Selasa malam, 1 September 2026.


​Rolando menjelaskan bahwa pengungkapan bermula ketika petugas P2U menjalankan prosedur penggeledahan rutin terhadap setiap tamu yang hendak masuk.

Penggeledahan ketat tersebut mencakup pemeriksaan badan hingga barang-barang pribadi pembesuk.


​”Petugas P2U melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap barang bawaan pengunjung. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap sandal yang digunakan oleh JL, petugas menemukan benda yang mencurigakan,”


ujar Rolando saat memberikan keterangan.

Baca Juga:  Adi Mukti Aktivis Simeulue Desak Pencopotan Pimpinan DPRD yang di duga Terlibat Kasus Narkoba

Kecurigaan petugas terbukti benar setelah mereka membongkar bagian sandal yang dipakai (JL). Dari balik alas kaki tersebut, petugas mendapati ratusan butir obat terlarang yang siap diedarkan di dalam lapas.


Setelah pemeriksaan mendalam, petugas mengamankan sebanyak 134 butir obat jenis Trihexyphenidyl. Obat-obatan tersebut dipastikan hendak diselundupkan masuk ke area dalam Lapas Kelas IIB Bitung.


​”Barang tersebut ditemukan berkat kejelian petugas saat melakukan pemeriksaan. Ini merupakan bagian dari upaya kami memperketat pengawasan terhadap setiap orang dan barang yang akan masuk ke dalam lapas,”

kata Rolando.


Selain menyita 134 butir obat keras tersebut, petugas P2U juga menyita sepasang sandal yang dijadikan tempat penyembunyian beserta satu unit telepon seluler milik (JL) sebagai barang bukti pendukung.


​Pihak lapas bergerak cepat melimpahkan kasus ini beserta seluruh barang bukti ke aparat penegak hukum.


“Sejak ditemukan, barang tersebut telah kami serahkan kepada polres bitung guna ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,”


tegas Rolando.

​Keberhasilan penggagalan ini menjadi bukti krusialnya ketelitian personil P2U dalam mengawal pintu masuk.

Langkah tegas ini sekaligus memperkuat komitmen Lapas Kelas IIB Bitung dalam mencegah peredaran gelap obat-obatan terlarang di dalam lingkungan pemasyarakatan. (kiti)

Berita Terkait

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Polres Langsa Bongkar 10 Kasus Narkoba, Hampir 40 Kilogram Ganja Disita
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
Kapolres Raja Ampat Perkuat Sinergi dengan Anggota DPR Papua Barat Daya Jamalia Tafalas dan Frangky Umpain
Anwar Kopong Ucapkan Selamat HUT ke-62 Partai Golkar, Tegaskan Komitmen Mengutamakan Kepentingan Rakyat
200 Liter Cap Tikus Dimusnahkan, Warga Waisai Minta Peredaran Miras Ilegal Ditelusuri
Tekan Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan Malam, Polres dan BNNK Bitung Gelar Razia Gabungan
Kapolres Tegas! Ganja 121,54 Gram Dimusnahkan, Pelajar Diingatkan Jauhi Narkoba dan Miras
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:43

IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30

Dikawal Paguyuban Driver, Perda Angkutan Sewa Khusus Bali Akhirnya Kantongi Nomor Register

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:15

Pemkot Bitung Dukung Program KBK Keuskupan Manado, Fungsikan Lahan Tidur untuk Tekan Inflasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:30

Beri Kepastian Hukum, Kemenkumham Sulut Tuntaskan Dokumen Kewarganegaraan Ratusan Warga Keturunan Filipina

Berita Terbaru

Sosial

Brigjen TNI Kohir Raih Star Iconic Awards 2026 

Sabtu, 31 Okt 2026 - 05:34