Bitung | Tribuneindonesia.com – Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. menghadiri sekaligus memberikan arahan penting pada prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, serta DPC Aslinmas Kota Bitung. Agenda strategis tersebut berlangsung di Ruang SH Sarundajang Pemkot Bitung pada Senin (31/8/26).
Momen tersebut dimanfaatkan Wali Kota Hengky Honandar, S.E, untuk menegaskan pentingnya konsolidasi internal serta peran nyata pengurus di tengah masyarakat.
Didampingi seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah (KPD) Pemkot Bitung, Hengky menyambut langsung kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., beserta jajaran Kejari Bitung.
Suasana khidmat terasa sejak Hengky Honandar berjalan bersama Kajati Sulut memasuki ruangan utama acara.
Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama yang diikuti penuh kekhusyukan oleh seluruh tamu undangan.
Di sela acara, Wali Kota Bitung turut menyaksikan penampilan Tarian Cakalang dari siswa-siswi SMPN-2 Bitung serta tayangan selayang pandang organisasi.
Dalam sambutannya, Walikota Hengky Honandar menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan momentum kunci untuk memperkuat barisan pengurus baru.
Hengky menilai ketiga organisasi yang dilantik memiliki posisi strategis dan fungsi vital yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga sehari-hari.
Ia memaparkan bahwa ABPEDNAS berfokus pada fungsi BPD dan tata kelola kelurahan, Srikandi Jaga Desa mendorong ketahanan sosial perempuan, sedangkan Aslinmas menjaga ketenteraman lingkungan.
Oleh karena itu, orang nomor satu di Pemkot Bitung tersebut menekankan agar seluruh pengurus tidak sekadar aktif secara administratif.
Hengky menuntut agar keberadaan organisasi benar-benar memberikan dampak positif dan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Wali Kota Bitung juga mengingatkan para pengurus untuk membuang ego sektoral dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan program kerja.
Ia mendorong terciptanya kolaborasi erat dengan Pemkot Bitung, TNI-Polri, aparat hukum, hingga jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pesan mendalam disampaikan Hengky Honandar mengenai esensi dari sebuah jabatan dan amanah organisasi.
”Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk mengabdi, bukan sekadar memegang jabatan; membangun, bukan sekadar berbicara; dan memberikan solusi, bukan menambah persoalan,”
pangkas Walikota Hengky.
Secara khusus, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy terhadap pembangunan di Bitung.
Hengky berharap ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas mampu menjelma menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Sinergi tersebut dinilai penting oleh Hengky guna mewujudkan masyarakat yang berdaya serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Bitung mengajak seluruh elemen untuk melangkah bersama dalam harmoni pembangunan.
”Mari kita bangun sinergi dan bergerak bersama dalam semangat harmonisasi untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis demi keberlanjutan Bitung Maju,”
pungkas Hengky.
Sementara itu, Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy selaku Ketua Dewan Pembina menekankan pentingnya peran elemen masyarakat bawah dalam mensukseskan program nasional.
”Penegakan hukum saat ini tidak hanya berfokus pada tindakan represif, tetapi juga pada peningkatan kesadaran serta pencegahan di tengah masyarakat,”
tegas Jacob.
Jacob menambahkan bahwa sinergi bersama organisasi masyarakat ini selaras dengan penerapan paradigma restorative justice yang mengedepankan pemulihan hak serta nilai kemanusiaan. (kiti)

























