​Gelar Rapat Forkopimda dan Lintas Sektoral, Pemkot Bitung Mantapkan Sinergi Penanganan Karhutla

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Walikota Bitung Hengky Honandar S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral terkait Sinergitas dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), (Ft. talia)
‎

‎Walikota Bitung Hengky Honandar S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan Forum Lintas Sektoral terkait Sinergitas dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), (Ft. talia) ‎

Bitung | Tribuneindonesia.comSinergitas antarinstansi menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bitung dalam memperkuat benteng pertahanan daerah dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

​Langkah strategis tersebut dimantapkan melalui gelaran Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Forum Lintas Sektoral di Lounge Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (28/8/26).

​Wali Kota Bitung, Hengky Honandar S.E, memimpin langsung jalannya pertemuan krusial yang membahas pola mitigasi dan penanganan bencana pembakaran wilayah hijau tersebut.

​Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya membangun rasa kepedulian kolektif antara jajaran birokrasi dan seluruh lapisan masyarakat demi memangkas risiko Karhutla.

​Terkait teknis operasional, Hengky menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan PDAM Kota Bitung untuk menjaga kesiapsiagaan armada serta kepastian pasokan air secara berkelanjutan.

Ia menilai kecanggihan sarana prasarana penanggulangan tidak akan berjalan optimal tanpa ditopang oleh kesadaran aktif dari jajaran pemerintah kewilayahan beserta warga setempat.

​”Saya menegaskan kembali kepada seluruh Camat dan Lurah untuk wajib berada di lokasi dan mengambil inisiatif cepat ketika bencana kebakaran terjadi di wilayahnya,”

tegas Wali Kota.

​Pemerintah Kota Bitung turut menyoroti rekam jejak penanganan di lapangan, seperti peristiwa di Batuputih yang memperlihatkan masih rendahnya responsibilitas sebagian kelompok warga.

​”Camat dan Lurah harus terus mengedukasi dan menggerakkan warga, karena sikap acuh tak acuh ini sangat membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menghanguskan aset senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah hanya dalam hitungan satu dua jam,”

lanjut Hengky.

​Paradigma pemadaman api di Kota Bitung kini dituntut bertransformasi menuju pola kesadaran bersama tanpa bergantung sepenuhnya pada kedatangan petugas pemadam.

​Para pimpinan di tingkat kecamatan hingga kelurahan diposisikan sebagai garda terdepan guna membakar semangat gotong royong dan memimpin tindakan tanggap darurat di wilayah masing-masing.

​Penguatan mitigasi berbasis lingkungan menjadi kunci utama keselamatan daerah mengingat datangnya bencana kebakaran yang acap kali tidak dapat diprediksi.

​”Keselamatan Kota Bitung adalah tanggung jawab bersama; sinergi armada TNI, Polri, dan swasta tidak akan berdampak maksimal jika Camat, Lurah, dan masyarakat tidak peduli serta tidak responsif saat api mulai mengancam pemukiman kita,”

pungkas Wali Kota.

Baca Juga:  Satu Bulan Pasca Banjir Bandang, Sampah Masih Menumpuk di Kota Langsa

Dukungan penuh mengalir dari jajaran TNI-Polri, salah satunya disampaikan oleh (Dandodik Secata) Rindam XIII/Merdeka Bitung Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.IP., M.HI., M.Sc. yang mengoreksi pandangan umum dengan menegaskan bahwa masalah Karhutla merupakan tanggung jawab kolektif.

​Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., juga menyatakan kesiapannya mengerahkan personel demi menyokong langkah Pemkot menghadapi tingginya potensi kebakaran akibat dinamika fenomena alam.

​Komitmen serupa diutarakan oleh Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP yang memastikan kesiapan jajarannya untuk mem-backup penuh upaya penanggulangan bencana di wilayah hukum Bitung.

​Diskusi tersebut menghasilkan masukan krusial dari Pemerhati Kota Bitung, Boven, yang mendesak penerbitan Surat Keputusan (SK) atau regulasi tegas dari tingkat kecamatan hingga instansi teknis sebagai payung hukum penanganan di lapangan.

​Landasan hukum yang jelas dinilai sangat vital agar para petugas beserta masyarakat dapat segera mengeksekusi tindakan pemadaman sebelum kobaran api merembet ke pemukiman warga maupun kawasan konservasi Cagar Alam Gunung Tangkoko.

​”Kami sangat berharap Pak Wali Kota bisa segera membuat aturan atau SK dari kecamatan untuk mem-back up penanganan api ini, agar kejadian di Batu Putih dan Tangkoko tidak terulang lagi. Kesadaran masyarakat juga harus ditingkatkan; jangan sampai kita tidak peduli dengan kebakaran yang terjadi di sekitar lingkungan kita sendiri,”

tutur Boven.

​Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Bitung, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, pimpinan DLH, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar, BPBD, Satpol PP, Dinas Kominfo, Kesbangpol, Bagian Hukum, Bagian Prokompi, serta para Camat se-Kota Bitung. (kiti)

Berita Terkait

Minuman kemasukan Lalat, Pelanggan Kawah Deli Kopi Kecewa dengan Sikap Pegawai
Revitalisasi SMPN 39 Takengon Senilai Rp2,1 Miliar Disorot, Kualitas Pekerjaan dan K3 Dipertanyakan
Kawal Penataan BUMN dan Proyek Strategis Nasional, Hutama Karya Teken Kerja Sama Hukum dengan JAMDATUN Kejaksaan Agung
Teladani Akhlak Rasulullah, Polres Bitung Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis
Dua Tahun Mengabdi, Ade Rizky Noviani Br Bintang: DPRK Termuda Terus Berjuang untuk Rakyat
Imigrasi Ngurah Rai Amankan WN Australia di Bali yang Viral atas Dugaan Aksi Asusila
Kota Subulussalam Dapat Rekomendasi Tambahan DAU Rp34,32 Miliar, Publik Pertanyakan Penggunaannya
Tumangger Cup I Hadirkan Adu Gengsi Antarklub, Dari Lapangan Lahir Prestasi dan Persaudaraan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 04:28

Polres Bireuen Gelar Gerakan Indonesia Asri, Ciptakan Kebersihan Lingkungan Kantor 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:15

Kapolres Bireuen Hadiri Acara Pisah Sambut Ketua PN Bireuen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:03

HUT Pramuka ke-65 Bitung: Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut Marvill Marfel Hadir Dampingi Wali Kota

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:18

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi Dalam Wujudkan Keamanan Ketertiban Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:00

Respon Cepat Laporan Warga, Polres Bitung Ungkap Kasus Penganiayaan di Kelurahan Girian Atas

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:10

Kapolres Bireuen Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:53

Kapolres Bireuen Jalin Silaturahmi Dengan Abu Mudi dan Walednu Samalanga

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:46

Patroli Sambang, Bhabinkamtibmas Dengar Aspirasi dan Bawa Solusi Untuk Masyarakat

Berita Terbaru

‎Walikota Bitung Hengky Honandar S.E., (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

​Antisipasi Karhutla, Pemkot Bitung Siagakan Jaringan Posko Penanganan Lintas Sektoral

Jumat, 28 Agu 2026 - 13:02