Revitalisasi SMPN 39 Takengon Senilai Rp2,1 Miliar Disorot, Kualitas Pekerjaan dan K3 Dipertanyakan

- Editor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎

ACEH TENGAH — Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 39 Takengon, Dusun Genteng, Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mendapat sorotan warga.

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan nilai bantuan sebesar Rp2.105.000.000.

Pekerjaan yang dilaksanakan berupa revitalisasi satuan pendidikan jenjang SMP, pembangunan baru dan perbaikan ruangan, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender. Pelaksanaan kegiatan tercantum dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Sorotan warga terutama tertuju pada kualitas dan kerapian pekerjaan serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi pembangunan.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan kepada awak media, Rabu (26/8/2026), mempertanyakan kondisi pekerjaan di sekolah tersebut. Menurutnya, dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp2,1 miliar, masyarakat tentunya berharap hasil pembangunan maupun rehabilitasi dilakukan dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Atas informasi tersebut, awak media kemudian turun langsung ke lokasi pada Kamis (27/8/2026) untuk melihat kondisi pekerjaan secara langsung.

Dari hasil pantauan di lokasi, masih terlihat sejumlah pekerjaan pembangunan dan renovasi yang belum selesai. Beberapa bagian pekerjaan juga dinilai belum tampak rapi sehingga perlu mendapat perhatian dari pihak pelaksana.

K3 Pekerja Menjadi Sorotan

‎Selain kualitas pekerjaan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian.

Saat awak media melakukan pemantauan di lokasi, terdapat aktivitas pekerjaan konstruksi, namun penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh pekerja terlihat perlu menjadi perhatian.

Dalam pekerjaan konstruksi, keselamatan pekerja merupakan aspek penting yang tidak seharusnya diabaikan. Pihak pelaksana perlu memastikan pekerja mendapatkan dan menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai dengan risiko pekerjaan yang dilakukan.

Baca Juga:  Proyek Lampu Jalan 22 Titik di Aras Kabu GRPK Minta Dishub Sumut Klarifikasi

Pengamanan area pekerjaan juga perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan selama proses pembangunan dan rehabilitasi berlangsung.

Bangunan Baru Gunakan Rangka Baja, Renovasi Terlihat Menggunakan Kayu

‎Hal lain yang menjadi perhatian adalah penggunaan material pada bagian bangunan.

Dari pantauan awak media, bangunan baru terlihat menggunakan rangka baja, sementara pada bagian bangunan yang direhabilitasi terlihat menggunakan material kayu.

Perbedaan penggunaan material tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran ataupun ketidaksesuaian, karena harus dibandingkan dengan gambar teknis, RAB dan spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan.

Namun, dengan nilai anggaran mencapai Rp2,105 miliar, masyarakat menilai penting bagi pihak terkait memberikan penjelasan mengenai spesifikasi material yang digunakan agar pelaksanaan pekerjaan dapat diketahui secara transparan.

Diminta Pengawasan Lebih Serius

‎Masyarakat berharap program revitalisasi yang menggunakan dana APBN tersebut benar-benar menghasilkan bangunan sekolah yang berkualitas dan memiliki daya tahan sesuai perencanaan.

Pihak terkait juga dinilai perlu melakukan pengawasan terhadap mutu pekerjaan, volume pekerjaan, spesifikasi material, kerapian hasil pekerjaan serta penerapan K3 di lapangan.

Sorotan ini bukan berarti menyimpulkan telah terjadi penyimpangan anggaran. Untuk memastikan ada atau tidaknya ketidaksesuaian, diperlukan pemeriksaan terhadap dokumen perencanaan serta pemeriksaan teknis terhadap hasil pekerjaan di lapangan.

Awak media telah melakukan konfirmasi kepada Kepala SMP Negeri 39 Takengon, Akhiruddin, melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut dari pihak sekolah terkait sorotan terhadap kualitas pekerjaan dan penerapan K3.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala SMP Negeri 39 Takengon, P2SP selaku pelaksana, serta pihak kementerian maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan program revitalisasi tersebut.

Berita Terkait

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar
Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Selasa, 3 November 2026 - 14:15

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Selasa, 3 November 2026 - 13:30

Jelang Milad ke-79, Ahmad Syarifudin Ila Boyong Panitia Alkhairat Kunjungi Wali Kota Bitung

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 09:59

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10

Agama

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:03