BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Yayasan Al-Muslim Peusangan resmi memasuki babak baru pasca-berakhirnya masa jabatan kepengurusan periode 2020–2025. Forum tertinggi Musyawarah Al-Muslim (MUSLIM) ke-X yang digelar pada Oktober hingga November 2026 ini menjadi momentum krusial bagi penataan ulang salah satu pilar pendidikan terbesar di Kabupaten Bireuen.
Dalam struktur kepemimpinan tertinggi yang baru untuk periode 2026–2031, Rusyidi Mukhtar, S.Sos resmi terpilih sebagai Ketua Pembina menggantikan Dr. Amiruddin Idris. Sementara itu, tongkat kepemimpinan Ketua Yayasan yang baru kini diamanahkan kepada Tgk. H. Munawar Yusuf.
Di tengah bergulirnya agenda musyawarah, nama Edi Saputra, S.H., M.M (Edi Obama) mencuat sebagai calon kuat Ketua Umum Pengurus Harian. Tokoh yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial ini mengantongi dukungan masif dari berbagai elemen strategis di Peusangan Raya. Dukungan tersebut datang mulai dari Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, Keuchik Bugak Blang, jajaran Tgk Imum Mukim, hingga solidaritas para Keuchik se-Peusangan Raya.
Dalam pemaparan komitmennya, Edi Obama menegaskan pentingnya menjaga marwah lembaga sesuai khittah pendiriannya. “Yayasan Al-Muslim bukan milik pribadi, ini amanah wakaf ulama dan indatu Peusangan. MUSLIM harus bermartabat, demokratis, sesuai dengan AD/ART,” ujarnya tegas.
Sejalan dengan semangat pembaruan tersebut, Mubes ke-X ini mengusung empat agenda dan tuntutan utama demi kemaslahatan umat:
• Transparansi Aset Wakaf: Penataan kembali dan kejelasan hukum seluruh aset Yayasan Al-Muslim Peusangan agar tetap terjaga sebagai harta umat.
• Keterbukaan Laporan Keuangan: Mendesak agar laporan keuangan yayasan dibuka secara berkala dan akuntabel kepada publik serta pemangku kepentingan.
• Beasiswa Pendidikan Gratis: Penyediaan program beasiswa penuh yang menyasar anak yatim dan fakir miskin di wilayah Peusangan Raya.
• Keringanan Biaya Pesantren: Pemberian subsidi dan kelonggaran biaya pendidikan bagi para santri yang menimba ilmu di Pesantren Al-Muslim.
Arah masa depan kepengurusan Yayasan Al-Muslim kini berada di tangan para pemilik suara sah yang merupakan perwakilan dari 4 kecamatan di Peusangan Raya, meliputi Kecamatan Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, dan Jangka.













