​Momentum Maulid Nabi di Kampung Masata, Komunitas Sangihe Wangurer Syiarkan Tradisi dan Galang Kepedulian

- Editor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Mubaligh H. Abdul Latif Tahir, S.Pd., M.Pd. saat memberikan Tauziah di mushalah Asyifah Madidir. (Ft. talia)

‎Mubaligh H. Abdul Latif Tahir, S.Pd., M.Pd. saat memberikan Tauziah di mushalah Asyifah Madidir. (Ft. talia)

Bitung | Tribuneindonesia.com– Puluhan jamaah memadati kompleks Mushola Asyifa Madidir, Kampung Masata, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi gunting rambut anak, Minggu (30/08/26).

Perhelatan keagamaan yang dipimpin Sartika Manuel selaku Koordinator Lapangan sekaligus Ketua Muallaf Keturunan Sangihe Filipin ini diwarnai alunan syahdu grup rebana bagi mualaf dan dhuafa Wilayah VI Suluttenggo.​


“Kami mengupayakan seluruh rangkaian acara berjalan khidmat sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi warga, khususnya komunitas muallaf dan dhuafa di wilayah ini,”


ujar Sartika Manuel di lokasi acara.

Dalam perhelatan tersebut, Ardi Manuel bersama Sartika Manuel turut mengetuk hati para dermawan dan pihak-pihak yang peduli agar dapat memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pembangunan Mushala Asyifa Wangurer.

​Sementara itu, Mubaligh H. Abdul Latif Tahir, S.Pd., M.Pd. hadir menyampaikan tausiah utama di hadapan jajaran tokoh masyarakat dan Imam Mushola Asyifa, Junaidi Makasaehe.

Ia mengutip hadis shahih mengenai keutamaan Rasulullah SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. ​


“Peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan media edukasi krusial agar generasi muda Islam memahami secara mendalam sejarah dan perjuangan berat yang ditempuh Rasulullah SAW,”


tegas H. Abdul Latif Tahir dalam ceramahnya.

​Penceramah kondang tersebut turut membagikan pengalaman dakwahnya saat menjelajahi wilayah Kepulauan Sangihe.

Ia mengenang perjuangan mengarungi lautan bergelombang tinggi hingga menembus daerah pelosok yang belum tersentuh penerangan listrik demi menyiarkan ajaran agama.

Baca Juga:  Ketua PERWAL Akan Lakukan Restrukturisasi Kepengurusan

Kisah perjalanan dakwah di wilayah terpencil itu menjadi gambaran nyata keteguhan hati yang harus dimiliki seorang muslim.

Jamaah memetik pelajaran berharga bahwa niat baik dan syiar Islam tidak boleh surut di tengah ujian kehidupan.

​Selain menekankan pembentukan karakter mukmin yang sejati, Abdul Latif menyelipkan pesan moral mendalam tentang pentingnya keharmonisan rumah tangga dan rasa saling menghargai sesama anggota keluarga.


Ia mengisahkan keteladanan Rasulullah SAW yang tak segan mencium tangan sahabatnya, Sa’ad bin Mu’adz bin Jabal, sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap seorang pekerja keras.


​Kisah tersebut menjadi sentilan halus bagi para istri dan anak-anak agar senantiasa menghargai jerih payah kepala keluarga yang telah membanting tulang memeras keringat demi menghidupi keluarga.

​Rangkaian narasi perjuangan nabi juga terangkum indah dalam pembacaan Kitab Barzanji dan Burdah yang di sampaikan Penceramah.

​Tradisi pembacaan sholawat dan grup rebana ini sendiri terus dipertahankan secara konsisten oleh komunitas masyarakat Sangihe yang bermukim di Wangurer setiap kali memperingati hari-hari besar Islam.

​Seluruh rangkaian acara yang berlangsung semarak, tertib, dan menyentuh hati ini akhirnya ditutup dengan doa dan santap bersama untuk menguatkan cinta kepada Rasulullah SAW dan keluarga agar kelak dihimpun di surga. (kiti)

Berita Terkait

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06

Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:53

Dari Sampah Menjadi Karya Seni: Miftahussakdan Dorong Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan Melalui SavExpo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:51

Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:46

Xplore Indonesia Luncurkan Antologi Pemikiran Tokoh Nasional, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Hari Sumpah Pemuda

Berita Terbaru