Di Balik Gebyar Buntu Bedimbar, Data RTLH Dipertaruhkan

- Editor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Di tengah hiruk pikuk  jalan santai dan karnaval di Alun-Alun Tanjung Morawa, persoalan yang lebih hening muncul dari sebuah rumah warga di Jalan Nusa Bangsa, Dusun VIII, Desa Bangun Rejo. Rumah itu masuk daftar penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH. Pemeriksaan lapangan kembali mengingatkan satu hal. bantuan rumah sangat bergantung pada ketepatan data penerima.

Pada Minggu, 30 Agustus 2026, ribuan warga mengikuti Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar. Sepeda hias dan becak karnaval melintas, sementara stan usaha mikro, kecil, dan menengah dipadati pengunjung. di tengah keramaian itu, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Jelita Asri Ludin Tambunan meninjau rumah warga yang masuk program RTLH.

Asri Ludin mengatakan penerima RTLH harus berasal dari kelompok masyarakat yang masuk Desil 1 dan Desil 2. Dua kelompok tersebut merujuk pada lapisan rumah tangga dengan tingkat kesejah teraan paling rendah. Karena itu, validasi data menjadi penentu sebelum bantuan diberikan.

yang termasuk mendapatkan RTLH adalah masyarakat yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2,” kata Asri Ludin.

Pernyataan itu membawa persoalan dari panggung acara ke urusan administrasi. Siapa yang memasukkan nama penerima. Kapan data terakhir diperbarui. apa dasar verifikasi kondisi rumah dan apakah kondisi lapangan benar-benar sejalan dengan data yang dipakai untuk menetapkan penerima.

tak ada jawaban rinci mengenai proses tersebut pada kunjungan itu. Asri Ludi hanya meminta pemutakhiran data terus dilakukan agar bantuan tidak salah sasaran.

Program RTLH memang bertumpu pada daftar penerima. Ketika data berubah tetapi daftar tak ikut diperbarui, rumah tangga yang sudah lebih mampu berpotensi tetap tercatat. Sebaliknya, keluarga dengan kondisi lebih buruk dapat tertinggal dari daftar bantuan.

Karena itu, kunjungan ke rumah warga memiliki arti lebih jauh ketimbang melihat kondisi fisik bangunan. Ia menjadi semacam pemeriksaan terhadap daftar yang menentukan siapa berhak memperoleh bantuan dan siapa yang harus menunggu.

Baca Juga:  Bupati Deli Serdang Hadirkan Internet Gratis, Dorong Literasi Digital Masyarakat

Persoalan serupa muncul pada bantuan sosial lain yang diserahkan hari itu. Sebuah kursi roda diberikan kepada penyandang disabilitas, disusul paket sembako. Asri Ludin menyebut bantuan tersebut diharapkan membantu kebutuhan sehari-hari penerima.

namun bantuan selalu menyisakan pertanyaan administratif: bagaimana penerima ditentukan, kapan data terakhir diverifikasi, dan apakah perubahan kondisi ekonomi warga segera tercatat.

di sisi lain, acara Gebyar Akbar memperlihatkan wajah lain Tanjung Morawa. Jalan santai, carnaval sepeda hias, dan becak carnaval menghadirkan kerumunan warga dari berbagai kelompok. Setelah melepas peserta, Asri Ludin bersama Jelita dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah mengunjungi stan UMKM.

Ia meminta pelaku usaha memperbaiki mutu produk, kemasan, kebersihan, serta pemasaran melalui kanal digital. targetnya pasar yang lebih luas.

Pesan itu terdengar sangat sederhana, tetapi persoalan UMKM juga berada pada detail yang tak selalu terlihat dari stan pameran. kualitas produksi, kesinambungan pasokan, kemampuan memenuhi permintaan, hingga akses pemasaran. Pameran dapat mempertemukan penjual dan pembeli, tetapi keberlangsungan usaha ditentukan setelah keramaian berakhir.

Gebyar Buntu Bedimbar akhirnya mempertemukan dua wajah yang berbeda. di satu sisi ada panggung, karnaval, dan geliat UMKM. di sisi lain ada rumah yang menjadi sasaran RTLH, kursi roda, sembako, dan daftar data yang menentukan penerima bantuan.

Bagi program sosial, persoalannya bukan pada seberapa meriah bantuan diserahkan. ukurannya justru terletak pada ketepatan nama, kondisi penerima, serta kesesuaian data dengan keadaan terakhir di lapangan.

Sebab satu angka di sebuah daftar dapat menentukan apakah sebuah keluarga memperoleh bantuan rumah atau tetap tinggal di bangunan yang menunggu diperbaiki.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat
Peringati HUT ke-73 KPU Bitung, Pemkot Dorong Penguatan Demokrasi dan Beri Santunan Anak Yatim
Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya
Sambut Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Wali Kota Bitung Harap Kelurahan Girian Weru Dua Raih Prestasi Tertinggi
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29