PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

- Editor

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG | Tribuneindonesia.com – Aksi pencurian perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik operator seluler XL SMART kembali terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini, pencurian menyasar tower dengan identitas SUM-AC-KRB-0009 yang berada di Kecamatan Sekrak. Aksi tersebut berhasil digagalkan berkat kerja sama Sudirman, Ketua LSM TAMPERAK Langsa, M. Jumadi selaku teknisi XL SMART, Heri dari pihak PIC Tower Group, serta warga setempat.  Pelaku bersama barang bukti selanjutnya dibawa dan diserahkan ke Polsek Karang Baru untuk menjalani pemeriksaan serta dimintai keterangan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur telekomunikasi di Aceh Tamiang. Pasalnya, aksi pencurian perangkat BTS bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perangkat di titik yang sama maupun lokasi tower lainnya juga pernah menjadi sasaran pembobolan.

Akibat aksi pencurian tersebut, jaringan XL SMART di kawasan terdampak mengalami gangguan serius. Sinyal dilaporkan hilang total hingga mengalami perlambatan, sehingga masyarakat kesulitan melakukan komunikasi maupun mengakses internet.

BERAKSI SIANG HARI, MANFAATKAN KESIBUKAN WARGA

Berdasarkan keterangan warga dan teknisi lapangan, pelaku diduga memanfaatkan situasi pada siang hari, ketika masyarakat tengah sibuk mempersiapkan ibadah salat Jumat.
Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku karena lokasi BTS diperkirakan dalam keadaan sepi dan relatif aman untuk menjalankan aksinya.

Pelaku diduga masuk dengan melompati pagar, kemudian merusak kunci kotak perangkat BTS. Sejumlah komponen penting, seperti baterai, kabel, dan modul perangkat telekomunikasi, menjadi sasaran pencurian.

Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah Sudirman, M. Jumadi, Heri dari PIC Tower Group, dan warga setempat melakukan koordinasi serta mengamankan pelaku.

BUKAN SEKADAR KERUGIAN PERUSAHAAN, RIBUAN WARGA IKUT TERDAMPAK

Pencurian perangkat BTS bukan sekadar persoalan kerugian material yang dialami perusahaan operator seluler. Dampak yang ditimbulkan jauh lebih luas karena menyangkut kebutuhan komunikasi masyarakat.

Gangguan jaringan akibat pencurian perangkat BTS dapat menyebabkan sejumlah persoalan serius, di antaranya:
Hilangnya sinyal seluler hingga menyebabkan kawasan menjadi blank spot.

Masyarakat tidak dapat melakukan panggilan telepon, mengirim SMS, maupun mengakses internet.
Pelajar mengalami kesulitan mengikuti kegiatan belajar berbasis daring.
Pelaku UMKM terganggu dalam melakukan transaksi digital melalui QRIS maupun mobile banking.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang resmi buka pelatihan Skill Development Center.

Masyarakat mengalami kesulitan menghubungi ambulans, kepolisian, maupun pemadam kebakaran ketika terjadi kondisi darurat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses komunikasi.

Bayangkan jika terjadi kebakaran, kecelakaan, bencana alam, atau warga membutuhkan pertolongan medis mendesak, sementara jaringan komunikasi tidak dapat digunakan. Situasi ini berpotensi memperlambat penanganan keadaan darurat dan membahayakan keselamatan masyarakat.

LSM TAMPERAK SOROTI KEAMANAN INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI
Sudirman selaku Ketua LSM TAMPERAK Langsa bersama teknisi XL SMART, PIC Tower Group, dan warga setempat turut berperan dalam menggagalkan aksi pencurian tersebut.

Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa pengamanan infrastruktur telekomunikasi harus mendapat perhatian serius. Pencurian perangkat BTS yang berulang berpotensi menimbulkan kerugian besar, sekaligus mengganggu pelayanan publik yang sangat bergantung pada jaringan komunikasi.

Keberadaan BTS bukan hanya untuk kepentingan bisnis perusahaan operator, melainkan juga menjadi bagian penting dari kebutuhan masyarakat modern.
Karena itu, pengamanan tower perlu diperkuat melalui koordinasi antara pihak operator, pengelola tower, aparat penegak hukum, dan masyarakat setempat.

PELAKU DISERAHKAN KE POLSEK KARANG BARU

Setelah berhasil diamankan, pelaku bersama barang bukti dibawa dan diserahkan ke Polsek Karang Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak XL SMART menyatakan akan menunggu hasil pemeriksaan sebagai bahan laporan dan dokumentasi kejadian di lapangan. Selanjutnya, laporan tertulis akan disampaikan kepada pimpinan perusahaan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan tindak lanjut atas insiden tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum, mengingat pencurian perangkat telekomunikasi tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan keamanan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Aceh Tamiang dapat lebih diperhatikan.
Pencurian perangkat BTS bukan kejahatan biasa. Ketika jaringan komunikasi diputus, masyarakatlah yang paling merasakan dampaknya. (##)

Berita Terkait

LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Terima Penghargaan dari KPU Bitung, PWI Komit Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
Gerbong Narkotika Jenis Ganja Terungkap Polres Subulussalam Sita 7,27 Kg Ganja dan 11,84 Gram Sabu, 8 Tersangka Dibekuk
Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Kunker Danrem 131/Santiago di Makodim 1310
Wadirut PLN dan EVP Umum ‘Kompak’ Resmikan Kantor PLN UP3 Sukoharjo, Tahukah Dirut?
Siap-Siap Para Kapolres! Ultimatum Keras Kapolri: Bandar Narkoba Harus Diburu, Kapolres Tak Berani Bertindak Terancam Diganti!
Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Sabtu, 7 November 2026 - 01:03

LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.

Jumat, 6 November 2026 - 16:00

SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK

Jumat, 6 November 2026 - 12:17

Gerbong Narkotika Jenis Ganja Terungkap Polres Subulussalam Sita 7,27 Kg Ganja dan 11,84 Gram Sabu, 8 Tersangka Dibekuk

Jumat, 6 November 2026 - 07:43

Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Kunker Danrem 131/Santiago di Makodim 1310

Jumat, 6 November 2026 - 06:36

Wadirut PLN dan EVP Umum ‘Kompak’ Resmikan Kantor PLN UP3 Sukoharjo, Tahukah Dirut?

Jumat, 6 November 2026 - 04:06

Siap-Siap Para Kapolres! Ultimatum Keras Kapolri: Bandar Narkoba Harus Diburu, Kapolres Tak Berani Bertindak Terancam Diganti!

Kamis, 5 November 2026 - 15:33

Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia

Berita Terbaru

Headline news

LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.

Sabtu, 7 Nov 2026 - 01:03