Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

- Editor

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Hdr; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 117.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 117.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

​SIMEULUE, TRIBUNINDONESIA.COM
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, Johan Jalla, menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus berulang dan meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa alokasi kuota BBM untuk Kabupaten Simeulue sebenarnya sangat mencukupi, bahkan dinilai melebihi kebutuhan riil bulanan. Namun, kendala rantai distribusi serta ketidakoptimalan operasional sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ditengarai menjadi pemicu utama tersumbatnya pasokan di lapangan.

​Johan Jalla secara khusus menyoroti SPBU yang tidak beroperasi secara optimal, yang berdampak langsung pada terhambatnya penyaluran BBM ke masyarakat. Sebagai solusi konkret, ia mendesak PT Pertamina (Persero) segera mengambil kebijakan teknis berupa pengalihan kuota dari SPBU yang pasif kepada SPBU yang aktif melayani publik, agar alokasi pasokan daerah terserap maksimal.

​Guna memastikan kelancaran distribusi dan ketertiban lalu lintas, Johan Jalla mengusulkan penataan regulasi jam operasional pembongkaran armada truk tangki BBM agar diatur pada waktu-waktu efektif. Pihak Depo Pertamina juga diminta memperketat pengawasan penyaluran guna memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran serta mencegah potensi penyalahgunaan oleh oknum yang tidak berhak.

​Politisi DPRK Simeulue ini juga meminta Depo Pertamina bertindak tegas terhadap pengelola SPBU yang mengabaikan aturan atau melalaikan kewajiban penebusan kuota bulanan. Menurutnya, kelalaian SPBU dalam menebus alokasi yang telah ditetapkan berakibat fatal pada ketersediaan BBM bagi masyarakat luas, terutama sektor perikanan (nelayan) dan transportasi. Oleh karena itu, penerapan sanksi administratif hingga evaluasi izin operasional perlu diberlakukan bagi pengelola yang melanggar ketentuan.

Baca Juga:  SECARA VIRTUAL, KAS KORMAR BERIKAN PEMBEKALAN KEPADA SISWA DIKTUKPAKAT III T.A. 2025

​Di sisi lain, Johan Jalla mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Simeulue untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan tegas di lapangan. APH diharapkan mengawal ketat rantai distribusi BBM bersubsidi agar bebas dari praktik spekulasi, penimbunan, maupun penyelewengan. Pengawasan lintas instansi ini dinilai vital untuk menjamin kuota BBM solar dan bensin sampai ke tangan masyarakat tanpa adanya kebocoran.

​Teristimewa kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Simeulue, Johan Jalla mengimbau dinas terkait agar tidak pasif dan segera mengambil langkah strategis. Pemda diharapkan aktif memfasilitasi koordinasi lintas sektor antara Depo Pertamina, pengelola SPBU, dan aparat keamanan untuk memetakan serta mengurai sumbatan distribusi. “Dengan langkah responsif dan evaluasi menyeluruh dari Pemda, polemik kelangkaan BBM di Kabupaten Simeulue ini kita harapkan dapat teratasi secara permanen,” pungkas Johan.

Berita Terkait

Beras Bantuan dan Data Penerima
​Wujudkan Bitung Bebas Sampah, Tim Rompi Hijau Sterilkan Area Depan SPBU Giper
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
​Respons Cepat Laporan Warga, Lurah Makawidey Tinjau Tiang Listrik Roboh Dihantam Truk
Pancur Batu Dibidik Jadi Kecamatan Pertama Bebas TB
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Gebyar PAUD dan Cara Anak Belajar Menang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:29

Dua Tahun Kasus Wartawan Digantung, Suta Widhya: Reformasi Polri Mirip Kerupuk Masuk Angin, Siap Laporkan ke Kadiv Propam Mabes Polri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:45

Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet pencak silat di berbagai daerah.

Sabtu, 5 September 2026 - 11:42

Pelantikan Pengurus & Rakernas PB IPSI, Lombok Timur Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Pencak Silat Mendunia

Sabtu, 5 September 2026 - 06:52

Polres Bireuen Imbau Pelaku Usaha Konter pulsa dan BRILink Antisipasi Aksi Penipuan Dan Kriminalitas

Sabtu, 5 September 2026 - 03:09

Ratusan Warga Desa Bantayan Ikuti Bakti Sosial yang Digelar PHE NSO dan Lanal Lhokseumawe

Jumat, 4 September 2026 - 13:52

MUNAS PSMI DIGELAR DI RED TOP HOTEL JAKARTA — SATUKAN VISI DAN TETAPKAN ARAH ORGANISASI KE DEPAN

Jumat, 4 September 2026 - 08:32

Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 4 September 2026 - 07:08

Kapolres Bireuen Hadiri Apel Kebangsaan 2026,Ajak Semua Elemen Kuatkan Persatuan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Beras Bantuan dan Data Penerima

Minggu, 6 Sep 2026 - 02:27