SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

- Editor

Senin, 7 September 2026 - 04:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com

Menyahuti pernyataan tegas Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad bahwa “transparansi menjadi kunci pemerintahan dan percepatan pembangunan”, bakal calon DPD RI sekaligus Inisiator Aceh Goet, Tarmizi Age, meminta seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terbuka dalam menyampaikan informasi kegiatan dan proyek kepada masyarakat.

Tarmizi Age meminta setiap dinas di lingkungan Pemerintah Aceh mempublikasikan seluruh program, kegiatan, dan proyek yang dilaksanakan, baik berskala besar maupun kecil, melalui website resmi masing-masing SKPA serta media massa.

“Rakyat Aceh menunggu kejujuran Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) untuk membuka informasi kepada publik. Semua kegiatan pemerintah harus bisa diketahui masyarakat,” ujar Tarmizi Age, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat mengetahui bagaimana anggaran daerah digunakan, termasuk kegiatan yang sedang dilaksanakan, lokasi proyek, nilai anggaran, pelaksana pekerjaan hingga pemenang tender.

“Jangan tutupi informasi. Ini bahaya. Rakyat ingin tahu. Kapan Aceh maju kalau caranya begini terus? Tolong dibuka apa saja kegiatannya, siapa yang mengerjakan atau siapa pemenang tendernya, sehingga rakyat bisa ikut mengawal,” katanya.

Ia menilai transparansi bukan sekadar kewajiban administratif pemerintah, tetapi merupakan bagian penting dari pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran.

“Pemerintah diharapkan membuka setiap informasi kepada publik sehingga rakyat sebagai pemilik kekuasaan tertinggi mengetahui ke mana anggaran digunakan. Jangan sembunyi-sembunyi, tidak bagus,” tegasnya.

Tarmizi Age juga berharap langkah yang disampaikan Wakil Gubernur Aceh tersebut benar-benar diikuti oleh seluruh pejabat dan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca Juga:  ​Misi Kemanusiaan Satrol Kodaeral VIII Bitung di Laut Maluku Tuai Pujian Luas

Menurutnya, keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam mengawasi pembangunan.

“Langkah tegas yang disampaikan Wakil Gubernur harus diikuti para pejabat di setiap dinas. Dengan begitu, Aceh bisa semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fad),” ujarnya.

Sebagai bagian dari masyarakat Aceh, Tarmizi Age yang akrab disapa Almukarram Eks Denmark mengaku khawatir persoalan ketertinggalan dan kemiskinan masih menjadi persoalan serius akibat pengelolaan pemerintahan yang dinilai belum optimal dan kurang transparan.

“Uang dan anggaran sebenarnya selama ini tidak kurang di Aceh. Namun, negeri ini masih berada dalam kondisi kemiskinan. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui apa yang dilakukan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, setiap kebijakan dan keputusan pemerintah memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, rakyat berhak memperoleh informasi mengenai program dan penggunaan anggaran pemerintah.

“Perlu rakyat mengetahui apa yang dilakukan pemerintah setiap saat, karena setiap keputusan yang diambil berdampak langsung kepada mereka,” katanya.

Tarmizi menegaskan bahwa tujuan utama keberadaan pemerintah adalah memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Keberadaan pemerintah sesungguhnya untuk menyejahterakan rakyat, bukan lain-lain. Jangan biarkan rakyat terus menderita dan sengsara,” tutup Tarmizi Age.

Berita Terkait

Aksi Nyata di Jalanan, Kasat Lantas Polres Bireuen Pimpin Langsung Operasi Patuh Seulawah 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang Landa Aceh Malam Ini
Wujudkan Polisi Humanis, USK dan Polda Aceh Godok Model Pelayanan Berbasis Syariat Islam di Bireuen
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Samalanga Gencarkan Patroli dan Sosialisasi kepada masyarakat
SMP Negeri 1 Kutacane Bidik Juara 10 Mapel Tingkat Kabupaten
Polres Bireuen Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Waka Polres Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41

Wakili Walikota Bitung, Jeanne Sondakh Hadiri Peresmian Beranda Imigrasi KEK Bitung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:06

Bupati Anwar Sadat Hadiri Pengukuhan DPC PKB Tanjab Barat Periode 2026–2031

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:08

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Bitung Bacakan Pesan Menpora Erick Thohir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:02

SUMPAH PEMUDA DI TENGAH UJIAN KELUARGA, APRIANDI TETAP BERPEGANG PADA SEMANGAT PENGABDIAN DAN KEMANUSIAAN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:55

Sumpah Pemuda Berusia 98 Tahun, Masihkah Semangat Persatuan Menyala.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:43

Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:59

‎Kawal Razia Hari Kedua di Jalan Wolter Monginsidi, Kabid Marline Wangkay Minta Warga Bitung Taat Bayar Pajak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07

GRPK Desak Kapolda dan Pangdam I/BB Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Tangkap Lepas Bandar Narkoba

Berita Terbaru