TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

- Editor

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com — Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) bersama Laskar Hukum Indonesia (LHI) menyoroti persoalan akurasi data desil yang dinilai berpotensi menyesatkan arah kebijakan publik. Isu ini mencuat di tengah meningkatnya ketergantungan pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap data sebagai dasar pengambilan keputusan strategis.

Ketua TAMPERAK, Purnawirawan TNI Zulsyafri, menegaskan bahwa akurasi dalam pengolahan data merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Namun, ia menilai realitas di lapangan menunjukkan masih adanya kelemahan mendasar dalam proses klasifikasi desil.

“Ketidaksesuaian antara data aktual dengan hasil pengelompokan desil kini mulai mencuat. Dalam sejumlah temuan, terdapat data yang seharusnya berada pada desil 8 justru ditempatkan di desil 7, dan sebaliknya. Ini bukan sekadar kesalahan teknis kecil, melainkan indikasi bahwa proses pengolahan data belum berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, desil memiliki peran vital dalam membaca distribusi data, mengukur performa, serta menentukan prioritas dalam berbagai kebijakan dan strategi. Ketika klasifikasi tersebut melenceng, maka hasil analisis berpotensi bias dan menyesatkan.

“Dampaknya tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga bisa merembet pada pengambilan keputusan yang keliru, baik dalam perencanaan, evaluasi, maupun penyaluran program,” tambahnya.

Baca Juga:  Bantuan dari DPP PEBABRI pusat tiba di wilayah kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara itu, Sekretaris Badan (KSB) LHI, Samsul Bahri, menilai persoalan ini turut menggerus kepercayaan publik terhadap sistem dan metode pengolahan data yang digunakan.
“Publik berhak mempertanyakan apakah kesalahan ini bersumber dari logika perhitungan yang kurang tepat, proses pengurutan data yang tidak akurat, atau justru dari kualitas data awal yang belum tervalidasi dengan baik,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa langkah korektif tidak bisa ditunda. Evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan, mulai dari validasi data input, audit metode pengolahan, hingga verifikasi hasil akhir. Transparansi dalam proses tersebut juga dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Pada akhirnya, data bukan sekadar angka, melainkan fondasi kebijakan. Ketika fondasi itu rapuh, maka seluruh bangunan keputusan di atasnya ikut terancam. Sudah saatnya pembenahan dilakukan secara serius agar desil kembali menjadi alat analisis yang akurat, kredibel, dan dapat diandalkan,” tutup Samsul.

Sumber : Zulsyafri editor : Redaksi

Berita Terkait

Kota Subulussalam Dapat Rekomendasi Tambahan DAU Rp34,32 Miliar, Publik Pertanyakan Penggunaannya
Tumangger Cup I Hadirkan Adu Gengsi Antarklub, Dari Lapangan Lahir Prestasi dan Persaudaraan
PEMILIHAN BPD DESA PULAU BENGKALAK PERIODE 2026–2031 BERLANGSUNG DEMOKRATIS, SURYA WARNI RAIH SUARA TERTINGGI
Proyek Drainase Rp4,9 Miliar di Batang Kuis Disorot, Pengecoran di Tengah Genangan Dipertanyakan
Singgah di Bitung Usai Pelayaran dari Afrika, 140 Prajurit AL China Disambut Tradisi Merplug
Wakil WaliKota Haikal Pimpin Golkar Langsa, Partai PKB: Momentum Baru Perkuat Politik Kebersamaan
DPRD Bitung Ketuk Palu, Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Resmi Disetujui
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:10

Kapolres Bireuen Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:53

Kapolres Bireuen Jalin Silaturahmi Dengan Abu Mudi dan Walednu Samalanga

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:46

Patroli Sambang, Bhabinkamtibmas Dengar Aspirasi dan Bawa Solusi Untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55

Pramono Dorong Kemitraan Strategis RS Toto Tentrem dan RSUD Tarakan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:15

Babinsa Koramil 08/Gandapura Komsos Bahas Ketersediaan Ikan di Pasar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:14

Babinsa Pantau Ketersediaan Ikan dan Kebersihan Pasar Tradisional Matang Nibong

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:26

Polres Bireuen Berbagi Dengan Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:32

Kawasan Ekonomi Khusus Bitung Jadi Saksi Aksi Jalan Sehat Merdeka Walk Challenge 81K

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

SD Berisi 28 Siswa, Lahan Sekolah Di incar untuk Damkar-BPBD

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:01