​Bitung Pertegas Komitmen Pendidikan Transparan dan Bebas Perundungan di Hardiknas 2026

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 20:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan langkah konkret melalui transformasi sistem pendidikan dasar dan menengah, Selasa (05/05/26).

Upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan kantor wali kota tersebut tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan momentum peluncuran kebijakan strategis untuk menjamin integritas akademis di seluruh satuan pendidikan di wilayah Kota Bitung.

​Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., memimpin langsung jalannya upacara didampingi Wakil Wali Kota, Randito Maringka, S.Sos.

Kehadiran Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., serta Sekretaris TP-PKK, Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung, mempertegas sinergi lintas sektor dalam memperhatikan kesejahteraan peserta didik sejak usia dini hingga jenjang selanjutnya.

Fokus utama dalam peringatan tahun ini adalah penandatanganan komitmen Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan ini dirancang untuk memangkas celah maladminstrasi dalam proses seleksi siswa. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah kota menargetkan standarisasi penerimaan yang lebih transparan, adil, dan akuntabel guna memastikan seluruh anak di Bitung mendapatkan hak pendidikan yang setara tanpa diskriminasi.

​Selain aspek administrasi, Pemerintah Kota Bitung secara resmi mendeklarasikan komitmen perwujudan Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.

Deklarasi ini merupakan respon nyata terhadap tantangan inklusivitas dan perlindungan anak di lingkungan sekolah.

Pemerintah menekankan bahwa ruang kelas harus menjadi zona hijau yang bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) serta tindak kekerasan fisik maupun verbal.

Baca Juga:  Semua Sekolah Harus Punya Produk Unggulan Sesuai Dengan Potensi Lingkungan Sekolahnya

Wali Kota Hengky Honandar menegaskan bahwa perbaikan ekosistem pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar.

Dalam pidatonya, ia menyebutkan bahwa integritas sistem adalah fondasi utama.

“Pendidikan yang berkarakter hanya bisa lahir dari sistem yang jujur. Melalui SPMB yang transparan dan lingkungan sekolah yang ramah anak, kita sedang membangun benteng bagi masa depan generasi penerus bangsa,”

ujar Hengky di hadapan para peserta upacara.

​Data menunjukkan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi percepatan akses pendidikan merata di Kota Bitung.

Dengan target implementasi 100% sistem digital pada SPMB 2026/2027, pemerintah berharap dapat memantau distribusi kuota sekolah secara real-time.

Langkah ini juga selaras dengan visi membangun ekosistem pendidikan yang berdaya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.

​Menutup rangkaian acara, Wakil Wali Kota Randito Maringka mengajak seluruh elemen masyarakat dan tenaga pendidik untuk berkolaborasi aktif.

Ia menekankan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas interaksi di dalam ruang kelas saat ini.

Komitmen yang telah ditandatangani tersebut diharapkan tidak berhenti di atas kertas, melainkan menjadi panduan operasional bagi seluruh kepala sekolah dan guru di Kota Bitung. (kiti)

Berita Terkait

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Feature dan Opini

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:30