RAJA AMPAT – TribuneIndonesia.com – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Raja Ampat (IPMARAM) se-DIY dan Jawa Tengah mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat segera merealisasikan pembangunan asrama permanen bagi mahasiswa asal Raja Ampat yang sedang menempuh pendidikan di Kota Yogyakarta.
Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap IPMARAM se-DIY dan Jateng tertanggal 17 September 2026. Mahasiswa menilai kondisi kontrakan/asrama yang saat ini ditempati belum mampu memenuhi kebutuhan hunian yang layak, baik dari sisi kapasitas maupun fasilitas pendukung.
Ketua IPMARAM se-DIY dan Jateng bersama pengurus lainnya menyampaikan sikap tersebut melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 18 September 2026.
Dalam pernyataan sikapnya, IPMARAM menegaskan sedikitnya empat tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
Pertama, mahasiswa mendesak Pemda Raja Ampat segera merealisasikan asrama permanen bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Raja Ampat di Yogyakarta
Kedua, Pemda diminta segera menyelesaikan pembayaran dua kontrakan yang saat ini digunakan mahasiswa, baik asrama putra maupun putri, sesuai tenggat waktu yang sebelumnya telah dijanjikan.
Ketiga, pemerintah daerah didesak memberikan perhatian terhadap fasilitas pendukung pada hunian mahasiswa yang saat ini ditempati.
Keempat, IPMARAM mengaitkan kebutuhan asrama permanen dengan standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang ditetapkan pemerintah daerah bagi penerima beasiswa.
Menurut mereka, dukungan pendidikan tidak cukup hanya melalui pemberian beasiswa. Mahasiswa juga membutuhkan tempat tinggal yang layak dan mendukung proses perkuliahan.
“Berdasarkan standar IPK yang ditetapkan pemerintah daerah kepada penerima beasiswa, kami mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan asrama tetap bagi mahasiswa/i asal Raja Ampat yang ada di Yogyakarta guna mendukung kelancaran studi,” demikian poin keempat dalam pernyataan sikap tersebut.
IPMARAM juga menyampaikan apresiasi terhadap program beasiswa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat yang telah diberikan kepada mahasiswa.
Namun, apresiasi tersebut disertai penegasan agar program bantuan pendidikan dibarengi dengan penyediaan fasilitas penunjang yang memadai
Mahasiswa menilai keberadaan asrama permanen menjadi salah satu kebutuhan penting bagi mahasiswa Raja Ampat di Yogyakarta, terutama untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang dapat menunjang aktivitas akademik.
“Sudah sewajibnya mahasiswa/i Raja Ampat di daerah Yogyakarta diberikan asrama permanent yang layak huni sehingga dapat menunjang proses belajar di kota studi Yogyakarta,” tegas IPMARAM dalam pernyataan sikapnya.
Pernyataan tersebut ditandatangani di Yogyakarta pada 17 September 2026 oleh Ketua Umum IPMARAM se-DIY dan Jateng, Wakil Ketua, serta Sekretaris, yakni Marthen Luther Manggarai, Darius Mambraku, dan Watem Brian Lutfi Rumbewas.
IPMARAM berharap Pemerintah Kabupaten Raja Ampat tidak hanya memberikan perhatian melalui program beasiswa, tetapi juga segera mengambil langkah konkret terkait kebutuhan hunian mahasiswa di Yogyakarta.
Mereka meminta tuntutan tersebut menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah demi mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa Raja Ampat di kota studi tersebut.




















