Sinergi Bitung Wujudkan Sekolah Aman dan Penguatan Otonomi Daerah

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 19:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com –​Hardiknas 2026 menjadi momentum krusial saat Kapolres Bitung AKBP Albert Zai resmi menandatangani Deklarasi Budaya Sekolah Aman di Lapangan Upacara Kota Bitung, pada Selasa (05/05) menandai babak baru perlindungan siswa di wilayah tersebut.

Penandatanganan ini dilakukan di tengah suasana khidmat peringatan ganda yang menyatukan visi pendidikan dan kemandirian daerah.

Pemerintah Kota Bitung secara tegas mengintegrasikan peringatan Hardiknas dengan HUT Otonomi Daerah ke-30 di pusat kota, sebuah langkah simbolis untuk menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah pilar utama keberhasilan desentralisasi.

Integrasi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pelayanan publik yang lebih menyentuh kebutuhan akar rumput.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat Mendagri dan Menteri Pendidikan Dasar Menengah di hadapan seluruh elemen Forkopimda, menekankan bahwa efektivitas otonomi daerah sangat bergantung pada kecepatan pemerintah dalam merespons dinamika sosial dan ekonomi di lapangan.

Tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” kini menjadi komitmen operasional di seluruh jajaran birokrasi Kota Bitung, guna memastikan sinergi antara pusat dan daerah berjalan selaras dalam koridor perencanaan anggaran yang terintegrasi dan transparan.

Fokus utama diarahkan pada penguatan kemandirian fiskal agar daerah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat.

Strategi Deep Learning secara resmi diperkenalkan sebagai kebijakan prioritas di lingkungan pendidikan Kota Bitung, yang didukung oleh lima langkah strategis termasuk digitalisasi sekolah dan penguatan literasi-numerasi.

Pendekatan ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna bagi siswa.

Baca Juga:  Pemilihan Keuchik Juli Tambo Tanjong Dimeriahkan Doorprize Masyarakat 

Prinsip Asah, Asih, dan Asuh kembali digaungkan sebagai fondasi utama dalam proses pembangunan karakter bangsa, merujuk pada ajaran Ki Hajar Dewantara.

Pemerintah meyakini bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses panjang memanusiakan manusia guna menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Ketahanan pangan dan perubahan iklim kini menjadi poin perhatian serius bagi Pemerintah Kota Bitung, mengingat daerah dituntut lebih responsif terhadap ancaman eksternal.

Transformasi teknologi juga didorong masuk ke berbagai sektor pelayanan publik untuk meningkatkan efisiensi birokrasi berbasis hasil.

Sistem Penerimaan Murid Baru (PPDB) 2026/2027 turut mendapatkan jaminan komitmen penyelenggaraan yang bersih di Kota Bitung, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama oleh jajaran pimpinan daerah.

Langkah ini diambil untuk memastikan akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh calon peserta didik tanpa terkecuali.

Wakil Wali Kota Randito Maringka bersama Sekda Jacinta Marrybell tampak mendampingi prosesi penandatanganan dokumen strategis di panggung utama, yang juga disaksikan oleh jajaran ASN, guru, dan pegawai PPPK.

Kehadiran para petinggi ini menegaskan soliditas internal pemerintahan dalam mengawal setiap kebijakan strategis daerah.

Peringatan Hardiknas dan HUT Otda ini akhirnya berhasil memperkuat tali kolaborasi lintas sektor di Kota Cakalang, menciptakan optimisme baru untuk mewujudkan daerah yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Semangat reflektif ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut dalam aksi nyata pembangunan berkelanjutan. (kiti)

Berita Terkait

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:53

Adu Penalti, Skor 5-3, dan Laga yang Menyisakan Pertanyaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51

Semarakkan HUT ke-81 RI, Ellen Honandar Sondakh Pimpin Rombongan Fun Walk Hingga Blusukan ke Pasar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:42

​Hadiri Pelantikan Pengurus Gojukai Sulut, Hengky Honandar Buka Ajang Perebutan Piala Wali Kota Bitung

Senin, 20 Juli 2026 - 16:09

Pemkot Bitung Apresiasi Kolaborasi Panitia, Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:10

Kantongi Dukungan Mayoritas, Wali Kota Bitung Resmi Nakhodai KONI

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:57

GSI 2026 Jadi Arena Seleksi Atlet Muda Berprestasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:26

Raditya Bergeser ke Jantung Pertahanan, Talenta Sumut Mencuri Perhatian di Piala AFF U-19 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:24

Dodi Yonata, SE Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FORKI Simeulue Priode 2026 – 2030

Berita Terbaru