Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Masyarakat Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil Bireuen, kembali melakukan aksi damai jilid 3 ke kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, di jalan nasional Medan-Banda Aceh, Desa Cot Gapu, Kota Juang Bireuen, Senin (4/5/2026).

Pantauan wartawan, para pendemo yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Bireuen, mulai berdatangan ke kantor pusat pemerintahan setempat mulai pukul 09.00 WIB.

Mereka terdiri dari kaum perempuan dan laki, mulai dari pemuda hingga orang dewasa. Para pengunjuk rasa itu mayoritas masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor yang hingga kini belum mendapatkan hak-haknya sebagai korban bencana.

Mereka membawa karton bertuliskan berbagai kritikan kepada Pemkab Bireuen. Diantaranya, para pendemo meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas izin perkebunan sawit yang bermasalah yang kini telah menyebabkan bencana di kabupaten tersebut.

Dikatakan mereka, akibat perambahan hutan secara ilegal dan dialihkan untuk perkebunan sawit, kini banyak masyarakat yang telah menjadi korban.

Kata korban bencana yang ikut demo, kerusakan akibat alih fungsi lahan, tidak cukup diganti dengan bantuan sembako dan rumah duafa. Karena masyarakat bukan hanya korban harta benda, tapi telah menelan korban jiwa. Sementara itu para pengusaha kebun sawit juga diduga banyak yang tidak membayar pajak.

Baca Juga:  Dugaan Dana BOS SMAN 2 Lawe Sigala-Gala Aceh Tenggara diduga Banyaknya olah

Secara bergantian dan berulang-ulang para pendemo mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor yang menghantam Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu, telah mengakibatkan korban jiwa, harta benda dan menghancurkan perekonomian masyarakat.

Katanya, hutan di Kabupaten Bireuen, khususnya di kawasan pegunungan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat penebangan liar dan alih fungsi menjadi perkebunan sawit. Perusakan ini memicu banjir bandang, menghancurkan infrastruktur seperti Bendungan Pante Lhong, dan menimbulkan aksi protes warga.

“Kami berunjuk rasa memprotes perusakan hutan oleh oknum dan perusahaan lokal untuk kebun sawit, kami menuntut aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas izin perkebunan sawit yang menyebabkan kerugian masyarakat,” tegas para pendemo. (*)

Berita Terkait

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 08:07

Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Selasa, 29 September 2026 - 04:42

APBK-P Aceh Tengah 2026 Naik Rp121 Miliar, Aktivis Gayo Pertanyakan Arah Kebijakan Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20