Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal

- Editor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Seperti yang disampaikan pengamat sosial Rocky Gerung: “Polisi tidak ada yang honorer. TNI tidak ada yang honorer. Jaksa tidak ada yang honorer. Tapi kenapa guru justru disuruh ikhlas?” Rabu 12 Agustus 2026

Keamanan negara digaji dengan layak, jaminannya jelas, kedudukannya pasti. Tetapi pendidikan bangsa — yang mencerdaskan seluruh kehidupan bangsa — malah disuruh berjuang, disuruh ikhlas, disuruh berkorban tanpa banyak ditanya. Itu bukan kebijakan. Itu ketidaksadaran yang fatal.

Inilah bangsa yang bermimpi ingin maju, ingin meraih cita-cita tinggi, tetapi tidak menyelesaikan akar yang berada di bawah: kesejahteraan para pendidik, yaitu para guru, harus diberikan gaji yang besar dan kehidupan yang pasti.

Selama hal paling dasar ini terus diabaikan:
✅ Jangan heran jika bangsa ini terus berjalan di tempat
✅ Jangan heran jika cita-cita tinggal di atas kertas
✅ Jangan heran jika akhirnya hanya menjadi catatan cerita — tentang bangsa yang bermimpi, tetapi tidak pernah sampai ke mana-mana

Keruntuhan dimulai dari cara berpikir para pemimpin dan penguasa. Banyak yang duduk di dalam dewan, berdiskusi, menyusun strategi demi strategi — tetapi tidak pernah menyentuh hal yang paling sederhana: apakah guru di ruang kelas sudah bisa makan dengan tenang? Apakah dia tidak perlu memikirkan utang saat mengajar anak-anak kita?

Baca Juga:  (UGL) secara resmi melepas 145 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Ketambe.

Belum terlambat. Tetapi janganlah memimpin negeri ini seolah-olah hanya permainan jabatan. Janganlah memperlakukan bangsa ini seperti sesuatu yang bisa diubah-ubah sesuka hati. Ini bukan permainan. Ini masa depan jutaan anak-anak yang belum lahir. Dan cara memimpin yang seperti ini — mengabaikan fondasi, hanya mempercantik bagian atas — sangat berbahaya. Karena bangunan yang dasarnya lemah, seberapa tinggi pun dibangun, suatu saat pasti akan runtuh dari dalam.

Putuskanlah sekarang. Sejahterakan guru dengan gaji yang besar. Anggaplah mereka sama pentingnya, bahkan lebih penting, daripada siapa pun yang duduk di dalam ruangan ber-AC. Karena di manapun di dunia ini — bangsa yang memuliakan gurunya akan berdiri tegak. Bangsa yang melupakan gurunya, perlahan namun pasti akan tertinggal dan hilang di dalam sejarah.

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 09:02

Bentuk Tim Asesmen Terpadu, BNN Denpasar Tekankan Penindakan Tegas dan Rehabilitasi Humanis

Senin, 28 September 2026 - 08:57

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21