H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen

- Editor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan M. Daud (HRD) bersama Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh membekali penyintas banjir Bireuen dengan edukasi mitigasi bencana.

Penyintas banjir dan terdampak bencana mengikuti Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Berdampak, di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu 12 Agustus 2026.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Berdampak tersebut berlangsung di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu (12/8/2026), dengan sasaran masyarakat pesisir dan warga terdampak bencana.

HRD mengatakan penyintas tidak cukup hanya menerima bantuan, tetapi juga perlu dibekali pengetahuan agar mampu menghadapi kondisi darurat.

“Warga jadi tahu langkah apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana. Harapan kita bersama, bencana banjir maupun lainnya tidak terjadi lagi di Bireuen maupun Aceh secara umum,” ujar HRD.

Baca Juga:  Partai Demokrat lewat Gerakan Langit Biru Lepasliarkan 300 Ekor Tukik di Pantai Lembeng

Direktur Poltekpel Malahayati Aceh, Ir. Andi Fiardi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edukasi diberikan agar masyarakat memahami langkah keselamatan dan tidak panik saat menghadapi bencana.

Ketua Panitia, Ir. Dedi Kurniawan, menyebut program tersebut menyasar 6.400 warga di delapan kabupaten/kota di Aceh, termasuk Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Khusus di Bireuen, Poltekpel Malahayati juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 400 murid TK dan SD kelas1.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mendukung pemulihan pascabencana melalui edukasi, kepedulian dan kolaborasi lintas sektor.

Berita Terkait

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal
Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:06

Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:32

Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33