Mengoptimalkan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Simpang Tiga Langkahan.

- Editor

Minggu, 20 Juli 2025 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara/Tribuneindonesia.com

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Dikutip dari berbagai sumber menyebutkan bahwa, Pukesmas memiliki peran penting dan paling strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Agar puskesmas dapat memberikan pelayanan yang optimal, dibutuhkan suatu sistem monitoring dan evaluasi yang efektif yang dapat mengukur dan mengevaluasi kinerja puskesmas tersebut. Dalam konteks ini, Badan Layanan Umum Daerah memiliki peran kunci dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi guna memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Pentingnya Monitoring membantu Badan Layanan Umum Daerah untuk melacak dan memahami kinerja puskesmas secara berkala. Hal ini mencakup aspek-aspek seperti jumlah pasien yang dilayani, tingkat kepuasan pasien, ketersediaan obat, dan keberlanjutan program-program kesehatan. Hal ini tidak terlepas dari Penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti ambulans, peralatan medis, dan obat obatan.

Melalui sistem monitoring, dapat diidentifikasi permasalahan- permasalahan yang muncul di puskesmas. Dengan mengetahui permasalahan tersebut, Badan Layanan Umum Daerah dapat memberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Beberapa waktu lalu tersebar informasi tentang buruk pelayanan kesehatan di Pukesmas dalam kabupaten Aceh Utara, termasuk di pukesmas Simpang Tiga, kecamatan Langkahan kabupaten Aceh Utara, untuk mengali informasi lebih mendalam terkait dengan pelayanan kesehatan di kecamatan tersebut. Ternyata persoalannya karena kurangnya Dokter disetiap pukesmas.

PLT Kadis Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin M.Kes kepada media ini mengatakan, khusus Pukesmas saat ini terdapat 113 orang dokter yang tersebar di Puskesmas-Puskesmas di Aceh Utara. Ditambah lagi dengan jumlah perawat, bidan, tenaga gizi, dan profesi kesehatan lainnya, dengan jumlah total seluruhnya sebanyak 4.403 orang tenaga kesehatan. Jumlah dokter belum maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena di Aceh Utara, terdapat 32 Pukesmas, hal ini disebabkan karena kekurangan dokter, seharus satu pukesmas harusnya 3 orang dokter, tapi yang ada hanya 1 orang dokter disetiap pukesmas. Makanya Aceh Utara kekurang Dokter yang ditempatkan dipukesmas, jadi kita masih membutuhkan 100 orang doktet lagi, “sebutnya.

Lanjutnya disamping kita kekurang alat dan prasarana, pelayana prima di tingkat pukesmas, menjadi layanan proritas utama, karena Pelayanan prima di puskesmas, adalah upaya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan memuaskan pasien. Ini melibatkan lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan dasar pasien, tetapi juga berusaha melampaui harapan mereka, menciptakan pengalaman positif, dan membangun kepercayaan. Puskesmas yang menerapkan pelayanan prima akan memberikan dampak positif pada citra fasilitas kesehatan, kepuasan pasien, dan bahkan meningkatkan semangat pasien untuk sembuh, “jelasnya.

Dengan harapan semua pukesmas menerapkan pelayanan prima, puskesmas dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Prioritaskan pasien dengan kondisi darurat untuk mendapatkan pelayanan yang cepat, “tutupnya.

Baca Juga:  Komisi XIII DPR Setujui Pemberian Kewarganegaraan RI kepada Dion Markx, Tim Geypens, dan Ole Romenij

Ditempat terpisah Kepala UPTD Pukesmas Simpang Tiga kecamatan Langkahan, Dr Jafaruddin, kepada media ini mengatakan, Pukesmas Simpang Tiga Langkahan, adalah pukesmas Rujukan, bukan Rawat Inab, dan wilayah kerja membawahi 12 gampong (desa).

Dr jafar juga menjekaskan Tugas pokonya adalah melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya, serta menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama. Puskesmas juga berfungsi sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan dan pusat pemberdayaan masyarakat.

fungsinya kita akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, akan terus mengupayakan peningkatan sumber daya manusia, perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi sistem rujukan, peningkatan keterlibatan masyarakat, dengan penerapan teknologi informasi, dan membangun kemitraan. Selain itu, penting untuk fokus pada mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan kepuasan pelanggan melalui survei dan evaluasi yang berkelanjutan, “sebutnya.

Setiap saat kami terus mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional. Serta Menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan Puskesmas untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi pasien. Dengan memastikan aksesibilitas yang baik bagi penyandang disabilitas dan lansia, “tuturnya.

Kedepan kita akan meningkatkan program edukasi kesehatan kepada masyarakat untuk pencegahan penyakit dan deteksi dini, terutaman kepada penyakit menular, seperti TBC, kusta dan stanting. Diwilayah kerja saya angka stanting sudah jauh turun dari tahun sebelumnya dari 10 kasus kini hanya tinggal 2 pasien, jelasnya.

Khusus stanting kita akan terus melakukan evalusi secara berkala, makanya disini diperlukan
Partisipasi Masyarakat, karena dengan keterlibatan masyarakat akan lebih cepat tertangani dalam pelayanan kesehatan, maka disini diperlukan Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan layanan kesehatan di Puskesmas.

Upaya yang kita lakulan adalah dengan Edukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan, imunisasi, dan pencegahan penyakit bisa menjadi upaya yang efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Melalui program-program penyuluhan, masyarakat bisa lebih sadar tentang pentingnya pola hidup sehat dan peran Puskesmas dalam mendukung kesehatan mereka. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam perencanaan program kesehatan akan membantu Puskesmas memahami kebutuhan spesifik masyarakat, sehingga program yang diterapkan akan lebih tepat sasaran, “tutupnya.

Disisi lain masyarakat gampong krueng lingka kecamatan langkahan mengharapkan menghidupkan kembali Polindes Krueng Lingka, yang telah lama tidak berjalan ( mati) tidak berjalan karena kurangnya fasilitas polindes yang memadai.
(Samsul)

Berita Terkait

Resmi Disumpah sebagai Advokat, Dedi Kurniawan Memulai Perjalanan Membela Keadilan
Korban Penganiayaan Tak Punya Biaya Visum, Harapan Keadilan Syahril Seakan Terhenti
RDPU Komisi III DPR RI Bongkar Sejumlah Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa
KELUARGA 8 TERDAKWA KASUS DUGAAN PEMALSUAN STNK DAN MOTOR BODONG DI SIMEULUE DESAK PENEGAKAN ASAS PERSAMAAN HUKUM*
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa
Tanggal yang Tak Beres di Putusan Pengadilan Negri Lubuk Pakam
Gencarkan Budaya Antikorupsi, Kejari Bitung Sambangi Kampus STBM Dua Sudara
​Bentuk Agen Perubahan, Kejari Bitung Isi Pembekalan Revolusi Mental bagi Capaska
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:20

GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:20

Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:02

Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:51

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:42

MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:34

Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pergantian Dandim dan Ujian Jejaring Kekuasaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:06

Pemerintahan dan Berita Daerah

Akses Keuangan, Target yang Dikejar

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x