Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

- Editor

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Foto Ilustrasi miras ilegal

Foto Ilustrasi miras ilegal

Foto Ilustrasi miras ilegal. 

RAJA AMPAT – Tribuneindonesia.com – Peredaran minuman keras (miras) yang diduga tidak memiliki izin kembali menjadi sorotan di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Pantauan media di lapangan menunjukkan adanya aktivitas penjualan minuman keras yang diduga berlangsung hingga larut malam di sejumlah titik wilayah Waisai. Kondisi tersebut menimbulkan perhatian karena Waisai merupakan pusat pemerintahan sekaligus pintu utama aktivitas masyarakat dan wisatawan di Raja Ampat.

Fakta Lapangan

Berdasarkan pantauan media, sejumlah tempat di wilayah Kota Waisai diduga masih menjual minuman keras hingga malam hari.

Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena penjualan minuman beralkohol tanpa izin, apabila terbukti, dapat berkaitan dengan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun peraturan daerah yang berlaku.

Namun, terkait legalitas masing-masing tempat penjualan, diperlukan pemeriksaan dan penindakan dari instansi berwenang untuk memastikan apakah para penjual memiliki izin atau tidak.

Keterangan dan Sorotan

Peredaran miras juga kerap dikaitkan masyarakat dengan berbagai persoalan keamanan dan sosial. Di Raja Ampat, sejumlah kasus kriminal dan kecelakaan disebut-sebut memiliki kaitan dengan konsumsi minuman keras.

Baca Juga:  Gegap Gempita Warga Sei Merah Sambut HUT RI ke-80 dengan Jalan Santai dan Lomba Meriah

Namun, hubungan antara miras dengan masing-masing kasus tersebut tetap membutuhkan pembuktian dari aparat penegak hukum dan hasil penyelidikan resmi.

Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap pengawasan peredaran minuman keras di Waisai. Jika terdapat penjual yang tidak mengantongi izin, aparat diharapkan melakukan pemeriksaan serta mengambil langkah sesuai ketentuan hukum.

Terlebih lagi, Raja Ampat dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia. Waisai sebagai pusat kabupaten dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dalam aspek ketertiban, keamanan, dan pengawasan peredaran minuman beralkohol.

Karena itu, koordinasi antara Satpol PP Kabupaten Raja Ampat dan Polres Raja Ampat, dinilai penting untuk melakukan pengawasan di lapangan.

Penertiban bukan hanya menyasar penjual, tetapi juga perlu memastikan legalitas, jalur distribusi, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Masyarakat pun berharap pengawasan dilakukan secara konsisten, terutama terhadap aktivitas penjualan yang berlangsung hingga larut malam, sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Waisai dapat ditekan.

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Polres Bireuen Gencarkan Patroli Cegah Karhutla di Samalanga dan Peusangan
Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29