Temuan BPK Rekening Non Kapitasi Di Dinkes Mencuat

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE/Tribuneindonesia.com

Dinas Kesehatan Aceh Tenggara kembali menjadi perbincangan publik, setelah BPK RI menemukan 17 rekening non kapitasi pada dinas kesehatan setempat.Temuan Laporan Hasil Pemeriksaan pihak BPK di Dinas Kesehatan tersebut, khusus untuk tahun anggaran 2024.Menurut ringkasan LHP BPK dan pemberitaan , muncul dua kelompok temuan yang secara eksplisit menyebut Dinas Kesehatan/FKTP Aceh Tenggara tahun 2024.

Pada Dinas Kesehatan, ditemukan 17 rekening dana non kapitasi JKN yang
belum ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati, sehingga dipandang tidak sesuai ketentuan dan “mendahului atasan”.

Dana yang dikelola berupa penerimaan kapitasi JKN sebesar kurang lebih Rp12,7 miliar dan dana non kapitasi sekitar Rp1,07 miliar pada tahun anggaran 2024.Pada temuan BPK tersebut juga disebutkan, ada sembilan puskesmas di antara penerima dana non kapitasi tersebut, tercatat mengajukan klaim ke BPJS Kesehatan menggunakan rekening-rekening yang belum ditetapkan dengan SK Bupati.

Untuk persediaan obat dan BMHP (Bahan Medis Habis Pakai), BPK juga menemukan adanya obat dan BMHP kadaluwarsa di lingkungan Dinas Kesehatan Aceh Tenggara tahun anggaran 2024.

Baca Juga:  SAMBUT KEDATANGAN KAPOLRI BUPATI DELI SERDANG DI BANDARA KUALANAMU

Pencatatan dan pengelolaan persediaan dalam neraca pemerintah daerah, saldo persediaan obat/persediaan kesehatan di neraca per 31 Desember 2024, tercatat sekitar Rp33,27 miliar (naik dari sekitar Rp31,58 miliar tahun sebelumnya), sementara masih ditemukan item yang kadaluarsa di gudang persediaan.

Menanggapi temuan BPK di Dinas Kesehatan tersebut, Ketua LSM Tipikor, Jupri Yadi mengaku prihatin dan merasa miris, karena banyaknya temuan BPK di dinas kesehatan Aceh Tenggara.

,” Banyaknya temuan BPK itu terjadi, erat kaitannya karena rendahnya kinerja Kadiskes saat ini, ditambah buruknya manajemen Kadis Rosita Astuti yang bersangkutan,” ujar Jupri Yadi.

Banyaknya temuan BPK RI, itu merupakan pertanda lemahnya kepemimpinan jika Rosita Astuti, di dinas Kesehatan Aceh Tenggara.

Sebab itu, agar kinerja pihak dinas Kesehatan meningkat dan mengurangi atau meminimalisir kasus di Dinkes, sudah saatnya Bupati dan Wabup mencari sosok Kadis Kesehatan yang lebih baik lagi, sekaligus memutasikan kadis kesehatan saat ini.

Pen~(Abdgn)

Berita Terkait

​Bitung Pertegas Komitmen Pendidikan Transparan dan Bebas Perundungan di Hardiknas 2026
Sinergi Bitung Wujudkan Sekolah Aman dan Penguatan Otonomi Daerah
SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?
SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT
Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit
Hardiknas 2026: Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru
Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?
Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:02

Bantuan Banjir Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Pertanyakan Kepastian

Senin, 4 Mei 2026 - 03:50

Mubes II IKA FH Unsam 2026″*Merajut Kenangan,Menyongsong Harapan*”

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:09

Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Berita Terbaru