Pantau Keuangan Desa Di Bireuen, Kejari Sosialisasi Aplikasi Jaga Desa

- Editor

Senin, 13 Oktober 2025 - 14:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Kejaksaan Negeri Bireuen melalui Tim Penerangan Hukum yang diketuai oleh Kepala Seksi Intelijen Wendy Yuhfrizal,S.H, melakukan Sosialisasi Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Fuding Kejaksaan RI (JAGA DESA) kepada perwakilan Desa di 17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen.Senin, 13 Oktober 2025

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kejaksaan Negeri Bireuen yang diikuti peserfa oleh 2 orang perwakilan desa di seluruh kecamatan.

sosialisasi ini merupakan dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia sesuai butir 6 (enam) “membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan”, yang ditindak lanjuti dengan Program “Jaga Desa” Kejaksaan RI melalui Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Kejaksaan Republik Indonesia.

Aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding, adalah inovasi digital dari Jaksa Agung Muda Intelijen yang memungkinkan pengawasan dana desa/Kelurahan secara langsung dan transparan. Melalui aplikasi ini, lebih dari 83.700 ribu desa dan kelurahan dapat dipantau secara simultan dari alokasi hingga realisasi penggunaan anggaran. Masyarakat pun dapat melaporkan dugaan penyimpangan hanya dalam hitungan menit. Program ini menjadi bagian dari gerakan Jaksa Garda Desa, yang menempatkan Kejaksaan sebagai mitra pengawal pembangunan desa/kelurahan.

Baca Juga:  ​Melintasi Dimensi Langit: Menelusuri Jejak Spiritual Isra Mi’raj Sang Pembawa Pelita

Aplikasi Jaga Desa adalah program dari Kejaksaan Agung yang bertujuan untuk mengawasi dan memastikan penggunaan dana desa tepat sasaran, serta untuk meminimalisir terjadinya Tindak Pidana korupsi oleh aparatur desa,

Aplikasi ini juga digunakan untuk memantau laporan keuangan dan kegiatan pembangunan desa secara digital, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat, serta membantu pemerintah desa dalam melaporkan masalah.

Berita Terkait

Akselerasi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Babinsa Kodim 1310/Bitung Terjun Langsung ke Lapangan
Wujudkan Lingkungan Sehat, Kodim 1310/Bitung Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Kambahu
​Dedikasi Keamanan Berbuah Penghargaan, Kapolres Bitung Dinobatkan Sebagai Bapak Perdamaian
Gagalkan Tawuran di Pateten Dua, Polres Bitung Amankan Dua Pelaku Beserta Senjata Tajam
Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Berpulang ke Rahmatullah
​Bukan Tanah Tak Bertuan: Masyarakat Kasawari-Makawide Desak Pembangunan Tanpa Penggusuran Hak
Lari Sprint hingga Aksi MMA: Kemeriahan Kapolres Cup Bitung Ubah Jalan Sam Ratulangi Jadi Panggung Prestasi
Berangkat dari Hobi, Helsgallery Tumbuh Jadi Brand Perhiasan Custom Berkelas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 05:45

Tunggu Ada Korban Jiwa? Jalan Rusak Pascabanjir Picu Kecelakaan di Aceh Tamiang

Sabtu, 25 April 2026 - 15:16

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

Sabtu, 25 April 2026 - 13:29

Napi Korupsi Diduga Lulus ASN Kementan, Distan Aceh Tenggara Mengaku Tidak Terlibat

Sabtu, 25 April 2026 - 00:13

“Dikepung Gugatan!” 9 Desa Aceh Tenggara Disidangkan Sehari oleh Komisi Informasi Aceh

Jumat, 24 April 2026 - 07:15

JKA dan Dilema Fiskal Aceh: Antara Nostalgia dan Realitas

Jumat, 24 April 2026 - 06:47

Sidang Lapangan Perkara No. 408/BTH /2025 Jadi Perhatian, Objek Sengketa Pernah Diputus Sebelumnya

Kamis, 23 April 2026 - 16:27

Warga Penungkiren Mengadu ke DPRD, Aksi Damai Bongkar Dugaan Bobroknya Tata Kelola Desa

Kamis, 23 April 2026 - 10:56

Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Resmikan Command Center Baru untuk Perkuat Transformasi Digital Tol

Berita Terbaru