Minut | Tribuneindonesia.com – Upaya mempercepat ketersediaan infrastruktur penghubung di wilayah Kabupaten Minahasa Utara terus menunjukkan kemajuan signifikan, Minggu (26/04/26).
Jajaran Kodim 1310/Bitung melalui personel Babinsa dilaporkan tengah menggenjot pengerjaan fisik proyek jembatan gantung Perintis Garuda agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan struktur pendukung jembatan di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi. Terpantau pada Sabtu (25/04), Sertu Jemmy Korinus yang merupakan Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi, terlibat langsung dalam proses teknis di lapangan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target yang ditentukan.
Kegiatan fisik yang menjadi prioritas kali ini meliputi pengerjaan plesteran dan acian pada tiang utama jembatan.
Proses ini dilakukan dengan ketelitian tinggi pada bagian tepi dekat maupun tepi jauh jembatan, mengingat fungsi vital tiang tersebut sebagai penyangga utama beban struktur gantung.
Ritme kerja di lokasi pembangunan sudah dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan sinergi antara TNI dan warga setempat.
Semangat gotong royong tampak jelas saat para pekerja bahu-membahu mengolah material, sementara kehadiran Babinsa berfungsi ganda sebagai tenaga teknis sekaligus koordinator lapangan demi kelancaran arus pekerjaan.
Letkol Inf Dewa Made DJ, selaku Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, memberikan perhatian khusus terhadap jalannya proyek ini.
Dalam keterangan resminya, ia menegaskan bahwa profesionalisme Babinsa di lapangan menjadi kunci utama agar pembangunan infrastruktur tersebut memiliki kualitas yang standar dan tahan lama.
Lebih lanjut, Dandim mengingatkan seluruh jajarannya untuk tetap mengedepankan prosedur keselamatan kerja.
Meskipun target waktu menjadi prioritas, faktor keamanan personel dan masyarakat yang terlibat tidak boleh diabaikan demi menghindari insiden yang dapat menghambat jalannya pembangunan.
“Saya mengimbau kepada seluruh personel yang bertugas agar tetap waspada dan tidak mengabaikan faktor keamanan saat bekerja. Kelancaran tugas harus berjalan beriringan dengan keselamatan jiwa di lapangan,”
ujar Letkol Inf Dewa Made DJ saat dikonfirmasi secara terpisah.
Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda ini diproyeksikan menjadi jawaban atas hambatan aksesibilitas yang selama ini dirasakan masyarakat.
Keberadaannya diyakini akan memicu dampak positif pada sektor ekonomi rakyat, mempermudah akses pendidikan bagi pelajar, serta memperlancar mobilitas warga antarwilayah.
Sebagai penutup, Dandim menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam proyek fisik ini adalah wujud nyata komitmen dalam mendukung program percepatan pembangunan di daerah.
Langkah ini sekaligus mempertegas hubungan emosional dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat yang terus diperkuat melalui aksi nyata di lapangan. (talia)


















