Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Berpulang ke Rahmatullah

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Prosesi pemakaman Indra Kartasasmita berlangsung khidmat di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Perkemi, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/4/2026).

Sejumlah tokoh nasional, tokoh bela diri, murid, serta keluarga besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sebagai pelopor perkembangan Shorinji Kempo di Tanah Air.

Sejak pagi hari, suasana duka telah memenuhi area pemakaman. Para kenshi (praktisi kempo) tampak mengenakan seragam khas mereka, berdiri rapi mengiringi prosesi penghormatan terakhir. Prosesi pemakaman jenazah dilaksanakan dengan penuh rasa hormat, mencerminkan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, dan pengabdian yang selama ini diajarkan kakek.

Sosok mendiang Indra Kartasasmita dikenang bukan hanya sebagai pendiri organisasi bela diri, namun juga sebagai figur ayah bagi ratusan ribu murid yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan oleh putranya, Durhadi Kartasasmita, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai acara pemakaman.
Aguy Gurhadi Kartasasmita anak Alm. Indra Kartasasmita.

Menurut Durhadi, ayahnya memiliki peran yang jauh melampaui hubungan biologi. Meski dirinya adalah anak kandungnya, ia menyadari bahwa banyak murid yang juga menganggap Indra sebagai sosok bapak.
“Anak ideologis beliau sangat banyak. Dari yang baru dilatih hingga yang sudah senior, semuanya menganggap beliau sebagai ayah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sepanjang hidupnya, Indra Kartasasmita dikenal sebagai sosok yang sangat menekankan kualitas dalam membangun organisasi. Melalui Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia, Indra tidak sekadar membentuk komunitas, tetapi mendidik anggotanya agar memiliki karakter kuat, disiplin, dan integritas tinggi.
“Yang dijadikan peserta adalah mereka yang benar-benar dibentuk untuk berkualitas, bukan sekedar menjadi bagian dari kepadatan,” kata Durhadi.

Organisasi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia sendiri telah berdiri selama lebih dari enam dekade dan kini hampir menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Perkembangannya dinilai tidak lepas dari pendekatan pelatihan yang adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan media internal untuk menjaring minat generasi muda.

Selain membangun karakter, olahraga kempo juga disebut memberikan dampak nyata bagi masa depan para anggotanya. Banyak atlet yang berhasil meraih beasiswa pendidikan hingga kesempatan berkarier melalui jalur prestasi. Hal ini dimungkinkan karena kempo telah diakui secara nasional oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia dan juga di tingkat internasional.
“Sekarang atlet tidak boleh lagi dipandang sebelah mata. Ini sudah menjadi profesi yang membutuhkan dedikasi dan biaya, dan pemerintah sudah mulai memberikan perhatian,” ungkapnya.

Durhadi menambahkan, para atlet kempo yang berprestasi kerap masuk dalam radar dinas pemuda dan olahraga daerah, sehingga terbuka peluang untuk mendapatkan dukungan, termasuk menjadi aparatur melalui jalur prestasi.

Baca Juga:  TNI AL Beri Penghargaan Pin Emas kepada Jurnalis Pengawal Diplomasi Maritim

Di akhir pernyataannya, Durhadi, menyampaikan pesan yang sering diwariskan sang ayah kepada para murid dan generasi penerus. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah diajarkan, terutama persatuan dan pengendalian diri.
“Pesan beliau sederhana namun mendalam: jaga kesatuan dan persatuan, pegang teguh filosofi yang sudah ditanamkan. Taklukkan diri sendiri sebelum menduduki orang lain,” tuturnya.

Warisan nilai tersebut kini menjadi fondasi yang terus dijaga oleh keluarga besar Perkemi, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang Indra Kartasasmita dalam membangun manusia yang berkarakter melalui olahraga bela diri.
Indra Kartasasmita dikenal luas sebagai pendiri sekaligus tokoh sentral dalam pengembangan Shorinji Kempo di Indonesia.

Melalui Perkemi, ia berperan besar dalam memperkenalkan seni bela diri asal Jepang tersebut kepada masyarakat Indonesia, sekaligus menanamkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, serta pembentukan karakter bagi para anggotanya.

Dalam perjalanan hidupnya, almarhum tidak hanya fokus pada pengembangan teknik bela diri, tetapi juga membangun organisasi yang solid dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinannya, Perkemi berkembang pesat dan berhasil melahirkan banyak atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dedikasinya menjadikan Shorinji Kempo bukan sekedar olahraga, tetapi juga sebagai sarana pendidikan mental dan spiritual.

Sejumlah tokoh yang hadir mengenang almarhum sebagai sosok yang tegas namun penuh kebijaksanaan. Ia dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pelatihan generasi muda dan tidak pernah lelah mendorong anggotanya untuk terus berkembang, baik secara fisik maupun karakter.

Riwayat hidup Indra Kartasasmita menunjukkan perjalanan panjang dalam dunia bela diri. Ia menjadi salah satu pionir yang membawa Shorinji Kempo ke Indonesia pada masa awal perkembangannya, kemudian mendirikan Perkemi sebagai wadah resmi untuk pelatihan dan pengembangan olahraga tersebut. Dari lahirnya berbagai cabang dan dojo yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hingga akhir hayatnya, almarhum tetap aktif memberikan arahan dan inspirasi bagi perkembangan Perkemi. Semangatnya dalam membangun persaudaraan melalui bela diri menjadi warisan yang terus hidup di kalangan para kenshi.

Kepergian Indra Kartasasmita meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas bela diri nasional. Namun demikian, nilai-nilai yang telah ia tanamkan diyakini akan terus menjadi fondasi kuat bagi perjalanan Perkemi ke depan.

Prosesi pemakaman ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Para pelayat pun perlahan meninggalkan lokasi dengan membawa kenangan dan teladan dari sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia bela diri dan pembinaan generasi bangsa.

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14

Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:41

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Simeulue Hebat, Indonesia Kuat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:27

​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:59

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00

Satuan Lantas Polres Simeulue Semarakkan HUT RI ke 81 Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Jalan Raya

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:35

Feature dan Opini

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:18