Bitung | Tribuneindonesia.com –Komando Distrik Militer (Kodim) 1310/Bitung menunjukkan langkah konkret dalam mendukung kelestarian ekologi melalui program nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Aksi lingkungan ini dipusatkan di pesisir Pantai Kambahu, Lingkungan 3, Kelurahan Makawidey, Kecamatan Aertembaga, Minggu (26/04/26).
Kegiatan yang mengusung visi besar “TNI Hadir Untuk Alam dan Masa Depan” tersebut diawali dengan apel kesiapsiagaan.
Letkol Inf Dewa Made DJ, selaku Komandan Kodim 1310/Bitung, memimpin langsung pengecekan personel yang melibatkan kekuatan gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Bitung, hingga elemen masyarakat setempat.
Dalam orasinya, Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto.
Program ini dirancang khusus untuk memitigasi persoalan limbah domestik serta mengedukasi publik mengenai pentingnya ruang hidup yang higienis dan asri secara nasional.
Dandim menggarisbawahi bahwa kehadiran berbagai instansi dalam kerja bakti massal ini adalah potret nyata soliditas lintas sektor.
Partisipasi aktif warga Kelurahan Makawidey bersama aparat keamanan membuktikan bahwa tanggung jawab menjaga keberlanjutan lingkungan hidup merupakan komitmen kolektif yang tak terpisahkan.
”Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Melalui semangat gotong royong ini, kita berharap muncul dampak positif yang konsisten demi menjamin warisan alam bagi generasi mendatang,”
tegas Letkol Inf Dewa Made DJ, pada Jumat (24/04).
Di tengah momentum pembersihan lahan tersebut, Dandim juga memberikan pengumuman strategis mengenai rencana pengembangan wilayah.
Ia menyampaikan bahwa di lokasi tersebut nantinya akan dibangun Markas Batalyon Teritorial Pembangunan 916/Bara Sakti sebagai bagian dari penguatan struktur pertahanan dan pembangunan daerah.
Letkol Inf Dewa Made DJ memastikan bahwa eksistensi satuan baru tersebut akan tetap mengedepankan prinsip hidup berdampingan dengan masyarakat.
TNI berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial maupun infrastruktur yang dihadapi oleh warga lokal di masa depan.
”TNI AD tidak sekadar berperan sebagai instrumen pertahanan negara, tetapi juga mitra strategis rakyat. Kami ingin terus memupuk kepedulian sosial agar tercipta harmonisasi lingkungan yang sejahtera, aman, dan memiliki daya saing tinggi,”
tambah perwira menengah tersebut.
Operasional pembersihan di lapangan kemudian diatur secara teknis oleh Pasi Ops Dim 1310/Bitung, Lettu Inf Edyzon Kasenda.
Petugas membagi sektor kerja ke dalam beberapa titik krusial, mencakup pembersihan material sampah di sepanjang garis pantai hingga penataan drainase di bahu jalan pemukiman warga.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi saat personel gabungan bahu-membahu memungut sampah plastik dan limbah laut lainnya. Upaya ini membuahkan hasil signifikan dengan berubahnya wajah kawasan Pantai Kambahu menjadi lebih tertata, bersih, dan nyaman untuk dipandang.
Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setda Kota Bitung Forsman Dandel, Danyon Teritorial Pembangunan 916/BS Mayor Inf Yoga, serta Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas.
Kehadiran para pimpinan kewilayahan ini mempertegas dukungan penuh pemerintah terhadap program pelestarian lingkungan di Kota Bitung. (Kiti)


















