Warga Penungkiren Mengadu ke DPRD, Aksi Damai Bongkar Dugaan Bobroknya Tata Kelola Desa

- Editor

Kamis, 23 April 2026 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com  kekecewaan warga Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, akhirnya pecah ke ruang publik. Sejumlah masyarakat resmi mengajukan aksi damai ke DPRD Kabupaten Deli Serdang sebagai bentuk protes terhadap dugaan buruknya kinerja pemerintahan desa yang dinilai tak kunjung berbenah.

aksi damai yang dipimpin oleh Ketua Aksi Petrus Kaban bersama Dedi Barus itu dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Tujuannya jelas. menyampaikan langsung jeritan warga kepada Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, sekaligus meminta DPRD turun tangan secara serius.

dalam dokumen pengajuan aksi, warga membeberkan sejumlah persoalan krusial yang selama ini terpendam. Salah satu yang paling mencolok adalah insiden terbakarnya Kantor Kepala Desa Penungkiren pada 30 Maret 2026.

Peristiwa tersebut bukan hanya menghanguskan bangunan fisik, tetapi juga memusnahkan berbagai arsip penting desa, termasuk dokumen wakaf milik warga di Dusun I.

dampaknya merembet luas. Jambur desa yang sejatinya menjadi pusat kegiatan adat dan sosial, terpaksa dialihfungsikan menjadi kantor sementara. akibatnya, aktivitas masyarakat seperti pesta adat hingga pertemuan warga terganggu.

Ironisnya, hingga kini warga menilai belum ada langkah konkret dari pemerintah desa untuk memulihkan kondisi tersebut.

Ruang rapat Dinas Ekpektorat Deli Setdang

tak berhenti di situ, warga juga menyoroti dugaan buruknya tata kelola pemerintahan desa yang dinilai tertutup dan tidak transparan. Mereka mengaku tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah penggunaan dana desa. Akibatnya, sejumlah pembangunan dinilai tidak tepat sasaran dan jauh dari kebutuhan riil masyarakat.

Situasi semakin memanas ketika pelayanan publik di desa disebut mengalami stagnasi total. Sejak 8 April 2026, warga mengaku kesulitan mengurus berbagai keperluan administrasi karena kantor desa tidak beroperasi secara normal. bahkan, aparat desa disebut-sebut kerap tidak berada di tempat.

urusan surat-menyurat saja jadi berhari-hari. Ini sangat menyulitkan kami,” ungkap salah seorang warga dalam pernyataan yang disampaikan kepada DPRD.

Baca Juga:  BBP Siap Lapdu Dugaan Pungli PTSL Cibaliung Ke Aparat Penegak Hukum

lebih serius lagi, warga juga melontarkan tudingan adanya intimidasi terhadap masyarakat. Enam orang warga dilaporkan oleh pihak desa hanya karena dianggap tidak sejalan dengan program pemerintah desa. Kondisi ini memicu keresahan dan dinilai mencederai ruang demokrasi di tingkat desa.

Aspirasi warga tersebut mendapat respons dari anggota DPRD Deli Serdang, Nusantara Tara Tarigan. Ia menyambut langsung perwakilan aksi damai dan menerima keluhan warga di ruang kerjanya. Dalam keterangannya, ia menegaskan akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran berbagai tudingan tersebut.

kita akan cek langsung ke lokasi, termasuk soal dana desa dan kinerja kepala desa. Semua harus jelas,” tegasnya.

hal senada disampaikan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Danil Ginting. Ia menyatakan komitmennya untuk ikut memantau dan mendorong penyelesaian persoalan yang terjadi di Desa Penungkiren.

kita tidak ingin persoalan ini berlarut. harus ada solusi konkret,” ujarnya.

Usai pertemuan di DPRD, perwakilan warga diarahkan menuju Kantor Inspektorat Deli Serdang untuk mengikuti rapat tertutup. Dalam forum tersebut, Petrus Kaban dan Dedi Barus kembali menyampaikan berbagai keluhan warga, terutama terkait transparansi dan pelayanan publik.

Perwakilan Inspektorat, melalui salah satu pejabat bernama Fanda, menyatakan pihaknya akan segera memanggil Kepala Desa Penungkiren untuk dilakukan klarifikasi. Ia juga menegaskan akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta pihak terkait lainnya.

kalau memang ada persoalan, kita akan dudukkan bersama dan dibicarakan secara baik-baik,” ujarnya.

aksi damai ini menjadi penanda kuat bahwa kesabaran warga telah mencapai batasnya. mereka kini menaruh harapan besar kepada pemerintah kabupaten dan DPRD untuk tidak hanya sekedar mendengar, tetapi benar-benar bertindak.di tengah sorotan tajam ini.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Resmikan Command Center Baru untuk Perkuat Transformasi Digital Tol
*PANSEL JPT PRATAMA SIMEULUE TAHUN 2026 DIMINTA PERKETAT VERIFIKASI IJAZAH, MASYARAKAT SOROTI ISU IJP TAHUN 2022*
Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut
Muskot POBSI Sabang 2026–2030 Berlangsung Sukses, Perkuat Organisasi dan Tegaskan Biliar sebagai Olahraga Prestasi
Audiensi “Setengah Hati” di DLH Deli Serdang ! Dugaan Tumpang Tindih Izin Lingkungan Mengemuka, Transparansi Dipertanyakan
Penertiban Mendadak Picu Ricuh di Gatot Subroto Medan: Pedagang Bentrok dengan Dishub Soal Parkir Liar
Wakil Bupati Simeulue Buka Musrenbang RKPD Tahun 2027
*Pulang dari Retret Pimpinan di AKMIL, Ketua DPRK Simeulue Rasman Sidak Kapal Nelayan Terbengkalai di Lampulo*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:14

Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 13:12

Dana ZIS Agara Pengalihan Sudah menjurus Keranah Hukum

Kamis, 23 April 2026 - 10:20

​Penyelesaian Gedung Baru Bakamla RI Zona Tengah, Dansatrol Lantamal VIII Tekankan Sinergitas Maritim

Kamis, 23 April 2026 - 06:51

Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut

Kamis, 23 April 2026 - 05:56

Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Kamis, 23 April 2026 - 03:38

​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob

Kamis, 23 April 2026 - 02:48

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Kamis, 23 April 2026 - 02:21

Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Lubuk Pakam Disulap Tanpa Kabel Semrawut, Deli Serdang Mulai Revolusi Wajah Kota

Kamis, 23 Apr 2026 - 13:43