Harimau Terkam Petani Putri Betung Di Gayo Lues.

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE/Tribuneindonesia.com

Beberapa ekor ternak kambing, warga kecamatan Putri Gayo Lues kembali dihantui, mengamuknya harimau Sumatera.

Kali ini, korbannya, Roni, 26,warga desa Rikit Bur, kecamatan Bukit Tusam, yang diterkam dan dicakar harimau, saat bekerja di ladangnya di kawasan desa Singah Mulo kecamatan, Putri Betung, Gayo Lues,Selasa (19/5) sekiranya pukul 12.30 siang.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo. S. IK melalui Kapolsek Putri Betung, Ipda Nivrizal. SH membenarkan salah seorang petani, diterkam harimau Sumatera saat bekerja di kebunnya di kawasan perkebunan desa Singah Mulo, Selasa (19/5).

Akibat terkaman dan cakaran harimau saat korban sendirian bekerja diladangnya, korban mengalami luka robek di bibir, kepala, wajah dan di bagian bahu.

Usai di evakuasi warga, korban akhirnya dibawa wsrga lainnya untuk menjalani pengobatan di RSUD Sahudin Kutacane, Aceh Tenggara.

Informasi yang dihimpun Waspada, Id dari berbagai sumber menyebutkan, kejadian bermula saat korban sedang beraktivitas di kebun miliknya di wilayah Desa Singah Mulo kecamatan Putri Betung.

 

Berselang beberapa kemudian, saksi bernama Samin (39), warga desa setempat, mendengar teriakan dari arah kebun korban.Mendengar suara minta tolong tersebut, saksi langsung berlari menuju sumber suara.

Setibanya di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi bersimbah darah. Saat ditanya mengenai kejadian yang dialaminya, korban dengan suara tertatih-tatih mengaku baru saja diterkam harimau.

Selanjutnya, saksi segera membawa korban pulang ke rumah menggunakan sepeda motor dan selanjutnya korban Roni, dibawa dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sahudin Kutacane, guna mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  ​Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas, Pegadaian Kanwil V Manado Kembali Gelar The GadePreneur 2026

Lebih lanjut dijelaskan Novrizal, Kapolsek Putri Betung, Gayo Lues,
beberapa bulan sebelumnya Harimau Sumatera juga sempat memangsa sejumlah hewan ternak milik warga seperti biri-biri, anjing dan kambing di wilayah Desa Meloak Aih Ilang kecamatab Putri Betung Gayo Lues.

“Atas kejadian ini, kami langsung mengambil langkah cepat dengan menghimbau masyarakat melalui para penghulu dan perangkat desa di forum WhatsApp Grup Forkopimcam Putri Betung agar warga yang masih beraktivitas di kebun segera kembali ke lokasi aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Kapolsek.

Selain itu, pihak Polsek Putri Betung juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Suherman selaku Kares Aceh Tenggara guna penanganan lebih lanjut terkait kemunculan Harimau Sumatera di wilayah tersebut.

Rasidin, salah seorang keluarga korban saat menemani Robi di RSU Sahudin Kutacane mengatakan,
korban, Roni, yang sedang bekerja di kebunnya, tiba-tiba didatangi dan diterkam harimau Sumatera yang datang dari belakang korban.

Namun, karena terus melakukan perlawanan, harimau yang mencengkram dan mencakar korban, akhirnya melepaskan korban yang terus berteriak minta tolong.

“Luka yang paling parah di bagian bibir korban koyak dicakara harimau, sedangkan dibagian lainnya hanya luka bekas cakaran biasa,” kata Rasidin, paman korban tuturnya.

Beberapa saat kemudian setelah diadakan evaluasi korban sempat dilarikan kerumah Sakit RS Umum Sahudin Kuta Cane Bupati Salim Fakhry datang dan membesuk korban terkam binatang buas harimau sumatera di Ruang Rawat Kutacane dan sudah ditangani dengan baik

Press~abdulgani

Berita Terkait

Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 12:29

Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi, Polsek KPS Bitung ‘Ngopi Bareng’ Insan Pers

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Rabu, 23 September 2026 - 07:20

Hadiri Upacara HUT Provinsi di Manado, Hengky Honandar dan Randito Maringka Siap Kawal Visi Sulut MELAJU

Rabu, 23 September 2026 - 05:25

Peringati HUT ke-62 Sulut di Bitung, Pemkot Dorong Evaluasi Pembangunan dan Semangat Mapalus

Rabu, 23 September 2026 - 00:01

Padi 15 Ton dan Tawaran Teknologi dari Negeri Tirai Bambu

Selasa, 22 September 2026 - 14:52

Sipostes Perluas Peran Posyandu Deli Serdang dalam Layanan Dasar Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Berita Terbaru