Penundaan Pilchiksung Dinilai Rugikan Daerah, DPRK Langsa Soroti Dugaan Kerancuan Kebijakan

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Khairul Amri Ketua DPC Partai Hanura Kota Langsa dan sekretaris komisi I DPRK Langsa

Caption : Khairul Amri Ketua DPC Partai Hanura Kota Langsa dan sekretaris komisi I DPRK Langsa

Langsa | TribuneIndonesia.com — Penundaan pelaksanaan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) di Kota Langsa mulai memantik gelombang kritik dan kekecewaan publik. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya menimbulkan kerugian besar dari sisi anggaran dan persiapan administrasi, tetapi juga berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Berdasarkan hasil konfirmasi terakhir ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, disebutkan bahwa dampak dari pengunduran Pilchiksung turut menyebabkan pembubaran Panitia Pemilihan Gampong (P2G) dan Panitia Pengawas Pemilihan (P2P) yang sebelumnya telah dibentuk untuk menjalankan tahapan pemilihan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, terutama terkait kepastian hukum, mekanisme pengambilan keputusan, serta penggunaan anggaran yang sebelumnya telah dialokasikan dalam APBK Kota Langsa.

TribuneIndonesia.com kemudian mengkonfirmasi persoalan tersebut kepada Sekretaris Komisi I DPRK Langsa sekaligus Ketua Partai Hanura Kota Langsa, Khairul Amri, Rabu (20/5).

Dalam keterangannya, Khairul Amri menilai terdapat kerancuan dalam kebijakan pembatalan maupun pengunduran Pilchiksung yang sebelumnya telah ditetapkan melalui aturan dan jadwal resmi pemerintah.

Baca Juga:  Kisruh Data Bantuan Banjir, SOMASI Ancam Surati BNPB Pusat

“Kita melihat ada kerancuan dalam pembatalan Pilchiksung yang sebelumnya sudah ditetapkan, baik dari sisi aturan maupun jadwal pelaksanaannya. Padahal secara mekanisme, anggaran Pilchiksung juga sudah masuk dalam buku APBK Kota Langsa,” tegas Khairul Amri.

Ia menilai pemerintah harus memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik agar polemik ini tidak berkembang menjadi krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.

“Jangan sampai persoalan ini membuat kepercayaan masyarakat Kota Langsa semakin hilang. Pemerintah harus transparan dan menjelaskan secara utuh alasan pengunduran tersebut,” tambahnya.

Pengunduran Pilchiksung kini menjadi sorotan luas karena dianggap bukan sekadar penundaan agenda demokrasi tingkat gampong, melainkan juga menyangkut kredibilitas tata kelola pemerintahan dan konsistensi kebijakan publik.

Masyarakat pun mulai mempertanyakan nasib anggaran yang telah disiapkan, legalitas pembubaran panitia, hingga kepastian jadwal pelaksanaan Pilchiksung ke depan. Jika tidak segera dijelaskan secara terang-benderang, polemik ini dikhawatirkan dapat memicu ketidakpercayaan publik yang lebih besar terhadap pemerintah Kota Langsa. (Cp075)

Berita Terkait

Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN 
Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN 
Aceh Tamiang Diselimuti Asap, Jarak Pandang Menurun
Garda Terdepan Cegah Perundungan, Kanit PPA Polres Bitung Yunita Papendang Turun Langsung Edukasi Siswa SMKN 2
Jelang Festival Pesona Raja Ampat 2026, Sejumlah OPD Mulai Pasang Stan di Pantai WTC
Waspada !! Ini 10 Penyakit yang Paling Banyak Diderita Warga Simeulue Tahun 2025″
Evaluasi Pelaksanaan Tracing TBC, Alert Reminder, dan Zero Reporting TB.
Dari Raja Ampat Menuju BPK RI, Rahmat Syam Masuki Babak Baru Karier Birokrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:40

PT Krida Upaya Tunggal Pialang Asuransi Rayakan HUT ke-44, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi untuk Tumbuh Menuju Tingkat yang Lebih Tinggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:21

​Kualitas Udara Sulawesi Utara Memburuk, Pemprov Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Karhutla dan Imbau Penggunaan Masker

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:46

Drama RTH Cot Gapu! Jangka Segel Tiket Final Piala Bupati Bireuen 2026 Lewat Adu Penalti Menegangkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:13

Wujudkan Bireuen Kota Santri, MPU Gelar Pendidikan Kader Ulama Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00

Mahasiswa Keperawatan di Kutacane Terjaring Berada di Tempat Hiburan Saat Jam Belajar, Pengawasan Kampus Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:50

BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh Beserta Wilayah Perluasannya Siang Ini

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:23

Dari Raja Ampat Menuju BPK RI, Rahmat Syam Masuki Babak Baru Karier Birokrasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:36

PERINGATAN KE-44 PT KRIDA UPAYA TUNGGAL: SINERGI DALAM KESELANJUTAN MENUJU TINGKATAN LEBIH TINGGI  

Berita Terbaru