Asri Ludin Percepat Normalisasi Irigasi Sunggal, Produksi Cabai dan Stabilitas Harga Jadi Prioritas

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengambil langkah cepat merespons persoalan irigasi yang selama ini dikeluhkan petani di Kecamatan Sunggal. di sela kegiatan penanaman cabai merah bersama Kelompok Tani Mekar Tani di Desa Sei Mencirim, Rabu (20/5/2026), Bupati langsung menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk melakukan pengerukan sedimen saluran air sepanjang tiga kilometer mulai besok.

Kebijakan tersebut diambil setelah para petani menyampaikan persoalan distribusi air yang terganggu akibat pendangkalan parit dan saluran irigasi dari aliran Sei Krio. Kondisi sedimentasi yang terus menumpuk membuat petani kesulitan mengatur pola tanam dan dalam beberapa musim terakhir terpaksa bergantung pada sumur bor untuk menjaga produktivitas lahan.

pengorekan sedimen dari Pintu 1 sampai ke lokasi ini, sekitar tiga kilometer, besok akan langsung dikerjakan. Fokus kita sekarang adalah air. Kalau distribusi air selesai, persoalan pertanian di sini juga akan lebih mudah diselesaikan,” tegas Asri Ludin Tambunan.

Normalisasi saluran irigasi tersebut diproyeksikan mendukung optimalisasi lahan pertanian cabai merah seluas 1,3 hektare yang baru ditanam di Desa Sei Mencirim. Lahan tersebut ditargetkan mampu menghasilkan hingga 14 ton cabai per hektare dengan estimasi panen pada Agustus mendatang atau sekitar 80 hari masa tanam.

tidak hanya menaruh perhatian pada produktivitas lahan, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kestabilan harga hasil panen di tingkat petani. Untuk mengantisipasi gejolak harga ketika panen raya berlangsung, Pemkab Deli Serdang menyiapkan skema pembelian hasil panen langsung melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebelum disalurkan kepada pedagang.

Baca Juga:  Kolam, Data, dan Jalan Panjang Menuju Prestasi

Langkah tersebut dirancang untuk memotong rantai distribusi yang dinilai kerap menekan harga di tingkat petani sekaligus menjaga keberlanjutan keuntungan usaha tani.

Cabai yang telah dipanen sebelumnya akan kita beli melalui BUMD. Begitupun dengan yang nantinya akan dipanen. Lebih bagus untung stabil terus-menerus daripada untung besar sekali lalu rugi setelahnya. Kita akan berupaya menjaga stabilitas harga tersebut,” ujarnya.

dalam kerangka penguatan ketahanan pangan daerah, Deli Serdang juga terus mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti traktor roda dua (TR2) dan roda empat (TR4). Peralatan tersebut ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian pada setiap kecamatan guna mempercepat akses petani terhadap teknologi pertanian.

Petani dapat memanfaatkan fasilitas tersebut tanpa biaya sewa dan hanya dibebankan pada biaya bahan bakar, sementara perawatan serta perbaikan alat sepenuhnya ditanggung daerah.

Kita ingin mempercepat penggunaan teknologi pertanian. Jadi alat-alat ini kita siapkan di UPT supaya petani tidak perlu menunggu bantuan terlalu lama,” kata Asri Ludin.

Selain memperkuat produksi pertanian, kawasan Sunggal juga dipersiapkan sebagai bagian dari rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dukungan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terus berkembang di wilayah tersebut.

Pada kegiatan itu, Bupati turut melakukan penanaman cabai merah bersama Kelompok Tani Mekar Tani serta menyerahkan bantuan kepada para petani di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Kelurahan Wangurer dan Kecamatan Girian Apresiasi Langkah Ditjen AHU Tuntaskan Status Kewarganegaraan
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Satgas PRR Kemendagri dan Pemko Langsa Perkuat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Bantuan Rp987 Juta Lebih Revitalisasi SD Negeri Maha Singkil di Aceh Tenggara Disorot, Transparansi P2SP Dipertanyakan
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Wali Kota Hengky Honandar Hadiri Panen Raya Jagung di Kalawat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Minggu, 1 November 2026 - 12:08

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 10:24

PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:57

Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:43

IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM

Berita Terbaru