Gerakan Pangan Murah Hadir di Tiga Desa Kecamatan Batang Kuis, Warga Antusias Sambut Program Penekan Inflasi

- Editor

Senin, 1 September 2025 - 02:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com – Suasana penuh semangat terlihat di Kecamatan Batang Kuis pada Senin, 1 September 2025, ketika Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggulirkan Gerakan Pangan Murah. Program yang digelar serentak di tiga desa yakni Desa Tanjung Sari, Desa Bintang Meriah, dan Desa Paya Gambar ini disambut antusias oleh ratusan warga yang telah menanti sejak pagi.

Gerakan ini menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan pasar. Di antaranya beras SPHP dijual hanya Rp56.500 per lima kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta minyak goreng merek Kita Rp15.000 per liter. Sementara telur ayam dijual mengikuti harga pasar yang berlaku.

Camat Batang Kuis menyampaikan bahwa program pangan murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di tengah gejolak harga kebutuhan pokok. Ia menegaskan, kegiatan semacam ini akan terus digelar secara rutin di berbagai desa untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan angka inflasi.

“Gerakan Pangan Murah adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah rakyat. Kami ingin memastikan warga tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari meski harga pangan berfluktuasi di pasar,” ujarnya.

Sejak pukul 9 pagi, warga sudah berbondong-bondong antre dengan wajah penuh harapan. Mereka membawa pulang beras, gula, minyak goreng, dan telur dengan harga miring, sehingga bisa sedikit meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Banyak di antara mereka yang mengaku sangat terbantu, apalagi menjelang awal bulan saat kebutuhan semakin meningkat.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan Dukung Penuh Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub sebagai Proyek Strategis Nasional

Program ini juga sejalan dengan instruksi pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional. Selain menolong masyarakat berpenghasilan rendah, Gerakan Pangan Murah sekaligus menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa agar tetap stabil dan dinamis.

Masyarakat Batang Kuis memberi apresiasi tinggi atas langkah pemerintah daerah tersebut. Menurut warga, kehadiran pasar murah bukan hanya soal transaksi ekonomi, melainkan juga bentuk kepedulian sosial yang menumbuhkan rasa aman di tengah tekanan harga.

“Kalau bisa, jangan sekali saja. Kami berharap kegiatan ini rutin diadakan, karena benar-benar membantu kami,” ungkap salah seorang warga sambil mengangkat kantong belanjaannya.

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Batang Kuis akhirnya bukan sekadar kegiatan jual beli, melainkan sebuah simbol nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Dengan harga pangan yang lebih bersahabat, warga bisa bernapas lega dan berharap program ini terus berlanjut di desa-desa lain di Kabupaten Deli Serdang.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Bantuan Banjir Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Pertanyakan Kepastian
Sinergi Kuat di Balik Layar Pemerintahan: Bupati Deli Serdang Gandeng IGB dan GRPK Kawal Program Rakyat
Mubes II IKA FH Unsam 2026″*Merajut Kenangan,Menyongsong Harapan*”
Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD
Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik
PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana
TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:23

Diduga Menggunakan Material Ilegal Humas DPC GBNN Agara Minta PT. Hutama Karya Jangan Bayarkan Proyek Bronjong

Senin, 4 Mei 2026 - 19:29

Sinergi Bitung Wujudkan Sekolah Aman dan Penguatan Otonomi Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:49

SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT

Senin, 4 Mei 2026 - 07:36

Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit

Senin, 4 Mei 2026 - 04:32

Hardiknas 2026: Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru

Senin, 4 Mei 2026 - 04:17

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:11

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x