ASN Kemenag Bitung Ikuti Ibadah Menurut Keyakinan Masing-Masing, Wujud Moderasi Beragama

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 00:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut – Tribuneindonesia.com,

Seluruh pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bitung mengikuti kegiatan ibadah sesuai keyakinan masing-masing usai apel pagi. Rabu (30/07/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan mental spiritual guna menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, religius, dan bertanggung jawab.

Para pegawai Muslim melaksanakan ibadah Tadzkir di Aula Pendidikan Kemenag Bitung, dihadiri langsung oleh Kepala Kantor H. Yahya W. Pasiak beserta jajaran pimpinan.

Dalam tausiyahnya, Yahya menegaskan bahwa tanggung jawab ASN tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga spiritual.

“Sebagai ASN Kemenag, kita punya kewajiban kepada Tuhan, terutama di tengah tantangan global yang menuntut pengelolaan kehidupan beragama secara bijak,”

tegasnya. pada Senin (28/07).

Sementara itu, pegawai Kristen berkumpul di Ruang Bimas Kristen yang dipimpin Penyuluh Agama Ariandy Katanggung.

Khotbah diambil dari Matius 6:31–33 dengan tema “Jangan Kuatir”. Ariandy mengingatkan agar ASN senantiasa percaya pada pemeliharaan Tuhan dalam menjalankan tugas, tanpa terbebani kecemasan berlebihan.

 

Di ruang berbeda, ASN Katolik mengikuti ibadah yang dipimpin Kepala Penyelenggara Katolik, Plato Rawung. Kegiatan berlangsung khidmat dengan penekanan pada rasa syukur dan refleksi spiritual.

Baca Juga:  Chaidir Toweren Pimpinan Media Tribuneindonesia dan 1kabar Berbagi Takjil

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Bitung dalam menerapkan moderasi beragama. Selain sebagai sarana penyegaran rohani, ibadah bersama juga memperkuat nilai keimanan yang mendasari kinerja profesional ASN.

Kepala Kemenag Bitung menegaskan, pembinaan spiritual adalah fondasi penting dalam membangun karakter ASN yang unggul.

“Ibadah rutin ini bukan sekadar ritual, tapi upaya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab duniawi dan ukhrawi,”

ujar Yahya.

Para pegawai menyambut baik kegiatan ini, menyebutnya sebagai momen introspeksi dan penguatan mental.

“Ini pengingat bahwa sebagai ASN, kita harus bekerja ikhlas dan bertanggung jawab,”

tutur salah seorang peserta.

Kemenag Bitung berencana mengintensifkan program serupa dengan variasi kegiatan keagamaan, termasuk dialog antarumat beragama. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat harmoni dan kinerja ASN di tengah masyarakat multireligius. (Kiti)

Berita Terkait

Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”
Sidang TP-TGR Raja Ampat: 7 OPD Disidangkan, Batas Pengembalian Ditegaskan 90 Hari
Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
​Resmi Berganti Pemimpin, Hengky Honandar Dorong Sinergi Pemkot dan GMIM Sion Madidir
Jejak Isyarat Langit dan Peristiwa Agung Menyambut Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:51

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September

Selasa, 15 September 2026 - 08:03

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening

Selasa, 15 September 2026 - 07:58

Gembleng Mental Juara PORA 2026, Taekwondo Simeulue Tuntaskan TC 10 Hari di Dojang Kodim 0115

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 16:04

Lebih Inklusif, Perayaan HUT Negeri Aertembaga Dorong Ekonomi UMKM dan Edukasi Sejarah

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Senin, 14 September 2026 - 07:09

Tiga Tahun Tanpa Kepastian, GRPK Adukan Dugaan Pelanggaran Etik Penyidik Harda ke Propam Polresta Deli Serdang

Senin, 14 September 2026 - 06:50

Dispora FC Terancam Sanksi Rp90 Juta, Mainkan 12 Pemain

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pesisir 65 Km Jadi Jalur Rawan, Pengamanan Laut Diperkuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:00

Pemerintahan dan Berita Daerah

ASN Gugur di Jayawi jaya, Apel Kesadaran Soroti Integritas Aparatur

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x