Jejak Isyarat Langit dan Peristiwa Agung Menyambut Kelahiran Nabi Muhammad SAW

- Editor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribuneindonesia.com | Fajar peradaban baru terbit ketika seluruh alam memberi isyarat atas hadirnya Sang Penuntun Agung, Nabi Muhammad saw. Kehadiran beliau bukan sekadar kelahiran seorang manusia biasa, melainkan titik balik sejarah yang menyapu kegelapan era jahiliyah menuju tatanan kehidupan yang penuh kebenaran, Selasa (25/08/26).

​Sejatinya, kedatangan Sang Nabi memuat jejak sejarah panjang yang membentang jauh sebelum hari kelahirannya.

Ribuan tahun lalu, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam melantunkan doa yang memohon agar Allah swt. mengutus seorang rasul dari tengah-tengah keturunannya demi membimbing umat manusia.

​Permohonan agung tersebut terabadikan secara jelas di dalam Al-Qur’an, tepatnya pada surah Al-Baqarah ayat 129. Melalui ayat ini, Nabi Ibrahim memohon sosok pembawa kitab, hikmah, serta pembersih jiwa bagi kaumnya.

​Ulama tafsir Al-Qurthubi menguatkan fakta ini melalui kitab Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an. Beliau mencatat penegasan Rasulullah saw. sendiri dalam sebuah riwayat Khalid bin Ma’dan, yang menyebutkan bahwa diri beliau merupakan wujud nyata dari doa Nabi Ibrahim sekaligus kabar gembira yang disampaikan Nabi Isa ‘alaihissalam.

​Nabi Isa ‘alaihissalam memang secara eksplisit mengabarkan kedatangan sosok utusan setelah dirinya kepada Bani Israil. Penegasan ini tertuang dalam surah Ash-Shaff ayat 6, yang menyebutkan nama “Ahmad” sebagai utusan yang akan datang membawa kebenaran.

​Secara kebahasaan, nama “Ahmad” mengindikasikan sifat pengutamaan yang sangat mendalam. Al-Qurthubi menjelaskan bahwa nama tersebut bermakna sosok yang paling banyak memuji Rabbnya dibandingkan siapa pun di muka bumi.

Baca Juga:  Ombudsman: Cuti Bersama Tidak Boleh Hentikan Layanan Langsung

​Lalu, momentum yang ditunggu-tunggu itu akhirnya tiba pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awwal. Dunia mencatat hari kelahiran sang Nabi bertepatan dengan kekalahan total pasukan gajah pimpinan Abrahah yang hendak menghancurkan Ka’bah.

​Namun, hancurnya pasukan Abrahah hanyalah awal dari rangkaian fenomena ajaib yang menyelimuti hari kelahiran tersebut.

Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam kitab Sirah Nabawiyah merangkum berbagai peristiwa di luar nalar manusia yang mengiringi detik-detik kelahiran Nabi.

​Ibnu Sa’ad serta Imam Ahmad meriwayatkan kesaksian sang ibunda, Aminah, yang menyaksikan pancaran cahaya megah saat melahirkan. Cahaya tersebut memancar terang hingga menerangi istana-istana megah di wilayah Syam.

​Imam Al-Baihaqi turut merinci fenomena alam dan sosial yang menggetarkan kekuasaan dunia saat itu. Peristiwa tersebut meliputi runtuhnya sepuluh balkon istana Kisra di Persia, padamnya api sembahan kaum Majusi yang telah menyala ribuan tahun, hingga rubuhnya gereja-gereja di sekitar Buhairah.

​Seluruh takdir dan tanda-tanda zaman ini akhirnya menyatu untuk menyambut kelahiran Sang Manusia Agung.

Rasulullah saw. lahir membawa rahmat bagi semesta alam, mengawali peradaban mulia yang terus menjadi teladan utama bagi umat manusia sepanjang masa. (talia)

Berita Terkait

​Ribuan Warga Bitung Larut dalam Hikmat Pray Praise and Worship Night
Kemenag Bitung Ikut Kawal Rapat Koordinasi Penanganan Warga Keturunan Filipina di Manado
Aceh Tengah dan Bener Meriah Raih Juara Umum Gema Muharram 1448 H di Bireuen
Viral dan Dinilai Memalukan! Puluhan Emak-Emak Joget DJ Saat Demo di Kantor Bupati Aceh Singkil, Tuai Kritik Keras Publik
Baitulmal Simeulue Penyaluran Zakat Tahun 2024 Melebihi Target, Di Tahun 2026 Target 12 Milyar
Baitul Mal Simeulue Penyaluran Zakat Tahun 2024 Melebihi Target, Di Tahun 2026 Target 12 Milyar
A Shared Trust for Beloved Simeulue” Tanggung jawab yang diemban bersama untuk Simeulue yang kita cintai”
Kejari Gianyar Gelar Rapat Koordinasi PAKEM 2026,perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:09

Wakil WaliKota Haikal Pimpin Golkar Langsa, Partai PKB: Momentum Baru Perkuat Politik Kebersamaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:25

​Hengky Honandar Komit Wujudkan Satu Data Kota Bitung Demi Presisi Pembangunan dan Kebijakan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:08

​Hengky Honandar Hadiri Pisah Sambut Ketua BPMJ GMIM Eden Danowudu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:50

PANITIA DUSUN SUKA DAMAI SUKSES GELAR RESEPSI HUT RI KE-81 DESA SINABANG

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:36

Netralitas Dipertaruhkan! Pengawas Akui Pelanggaran Sekdes Lae Mbersih, Sanksi Belum Diputuskan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:10

Belum Kami Musyawarahkan, Kok Sudah Beredar?” Anggota P2K Bongkar Polemik Sanggahan 35 Warga Lae Ikan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jembatan Perintis dan Janji Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 - 02:55

‎Camat Maesa Fatmawaty Soleman, SSTP, bersama Kabag Ops Polres Bitung AKP Novrianto Sadia, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus, S.Sos,  Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf. Edyzon Kasenda, Kasdim 1310/Bitung Mayor Cpm. Samsuri Usman. (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pertikaian Antarkelompok Pemuda di Bitung Tengah Berakhir Damai melalui Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 - 13:50