Tumbuhkan Disiplin dan Cinta Tanah Air, SMAN 2 Percut Sei Tuan Gelar Pelatihan Baris-Berbaris dan Wawasan Kebangsaan Selama Tiga Hari

- Editor

Senin, 14 Juli 2025 - 08:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com  Dalam rangka menanamkan nilai-nilai disiplin dan nasionalisme sejak dini, SMAN 2 Percut Sei Tuan menggelar kegiatan pelatihan baris-berbaris dan wawasan kebangsaan bagi peserta didik baru selama tiga hari, terhitung sejak Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah dengan melibatkan pelatih dari Koramil 13 Tembung.

Pelatihan ini dirancang sebagai bagian dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa kelas X tahun pelajaran 2025–2026. Selain melatih kedisiplinan melalui baris-berbaris, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air melalui pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan kebiasaan mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.

oplus_2

Kepala SMAN 2 Percut Sei Tuan, Suaibatul Aslamiah, M.Si ,saat ditemui di sela-sela kegiatan, menekankan pentingnya pelatihan dasar kepemimpinan ini bagi peserta didik baru.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan mendidik anak-anak, agar mereka bisa baris-berbaris dengan rapi dan benar. Saat upacara hari Senin, mereka tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar memahami makna kedisiplinan dan kecintaan terhadap bangsa,” ujar Kepala Sekolah.

Selama tiga hari, pelatihan ini dipandu langsung oleh pelatih dari Koramil 13 Tembung, salah satunya adalah Sertu Husendrano. Ia menyampaikan bahwa penanaman disiplin sejak dini sangat penting, karena akan berpengaruh besar terhadap karakter dan masa depan siswa.

“Kami tekankan bahwa disiplin itu bukan untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri. Jika kita terbiasa tertib dan teratur, maka manfaatnya akan kita rasakan dalam setiap aspek kehidupan,” jelas Sertu Husendrano.

Baca Juga:  Siswi MAN 1 Pidie Raih Tiket Final Olimpiade Ekonomi FIPA se-Aceh

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberi dampak dalam konteks upacara atau sekolah, tetapi juga menjadi bekal karakter yang kuat untuk kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap pelatihan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat MPLS. Pembinaan karakter harus dilakukan secara konsisten,” tambahnya.

Menariknya, selama pelatihan berlangsung, para siswa menunjukkan perkembangan sikap yang cukup signifikan. Mereka mulai terbiasa menjaga kerapian barisan, memahami komando pelatih, serta menunjukkan antusiasme dalam setiap sesi latihan.

oplus_2

“Alhamdulillah, selama tiga hari ini anak-anak mulai memperlihatkan perubahan positif. Mereka mulai mencintai Indonesia lewat hal-hal sederhana seperti berdiri dengan benar saat upacara dan menjaga kerapian barisan,” ungkap salah satu pelatih.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para orang tua dan guru. Mereka menilai pelatihan semacam ini sangat penting sebagai bekal awal pembentukan karakter siswa yang bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Dengan antusiasme yang tinggi dan semangat yang ditunjukkan para siswa, pihak sekolah berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin tahunan, bahkan dikembangkan menjadi program pembinaan karakter jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai generasi yang siap menghadapi tantangan zaman, tapi tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa,” tutup Kepala Sekolah.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah
Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:40

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:19

Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:14

Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:48

Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:43

Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:59

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:56

Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:54

Kesombongan yang Menjatuhkan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:04

Sosial

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11

Feature dan Opini

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:29

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x