Tangan Iblis di Salon Kecantikan, Handphone Raib Demi Sepiring Nasi

- Editor

Selasa, 16 September 2025 - 17:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I TribuneIndonesia.com-Wajah ayu dan sikap ramah ternyata tak mampu menutupi kelicikan seorang wanita bernama Tiodora Simatupang (35). Ia kedapatan mencuri handphone milik pegawai salon kecantikan Suany di Jalan Letjen Jamin Ginting, Medan, pada Minggu (31/08/2025).

Modusnya terbilang licik. Tiodora berpura-pura menjadi pelanggan biasa, bahkan sempat menikmati layanan cuci rambut layaknya tamu lain. Namun di balik senyumnya, tangan iblis itu diam-diam mengincar benda berharga yang tergeletak di meja kasir. Dalam sekejap, handphone korban pun raib digasak.

“Setelah selesai cuci rambut, pelaku pura-pura mau pulang. Tapi sebelum pergi, ia langsung mengambil handphone korban yang ada di meja kasir,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Poltak Tambunan, Selasa (16/09/2025).

Baca Juga:  Terlalu! Paman di Makassar Diduga Cabuli Tiga Keponakannya dan Ibu Korban, Kasusnya Kini Ditangani Polrestabes Makassar

Ironisnya, pelaku akhirnya diringkus bukan di jalanan, melainkan di salon kecantikan lain saat ia tengah asyik menikmati perawatan pada Sabtu (13/09/2025). Penangkapan itu membuat suasana salon mendadak mencekam, para pengunjung terkejut melihat seorang wanita yang semula tampak santun ternyata pelaku pencurian.

Saat diinterogasi, Tiodora tak bisa mengelak. Ia mengakui handphone curian tersebut sudah dijual dengan harga sangat murah, hanya Rp150 ribu. Uang hasil penjualan itu, kata dia, digunakan untuk membeli beras dan makanan sehari-hari.

Namun alasan tragis itu tidak mampu menyelamatkannya. Handphone yang dijual demi sepiring nasi justru menyeretnya masuk ke jeruji besi. Kini, wanita yang mencoba mengelabui dengan wajah manis itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:36

Netralitas Dipertaruhkan! Pengawas Akui Pelanggaran Sekdes Lae Mbersih, Sanksi Belum Diputuskan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:14

Di Balik Data Desa Menuju Percontohan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:51

Sentra ABK Pagar Merbau ! Janji Layanan, Data yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:49

Waduk Bangun Mulia Dikejar, Banjir Sunggal Belum Usai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20

Sensus Ekonomi dan Data yang Belum Terjaring

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:29

Aula Terapung dan Ujian Kreativitas Siswa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:50

Tekan Kasus DBD, Tim Puskesmas Tinombala dan Kelurahan Pateten Satu Gelar Fogging

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x