Sensus Ekonomi dan Data yang Belum Terjaring

- Editor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.comDeli Serdang-Data capaian Sensus Ekonomi 2026 terlihat cukup baik di atas kertas. namun di lapangan, sebagian aktivitas usaha masih luput dari pencatatan. Bangunan yang belum ditemukan, pelaku usaha yang menolak memberikan keterangan, serta kegiatan ekonomi yang berlangsung pada malam hari memperlihatkan bahwa pekerjaan BPS belum selesai.

temuan itu mengemuka dalam audiensi Bupati Asri Ludin Tambunan dengan Kepala Badan Pusat Statistik setempat, Elly Suharyadi, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membedah persoalan yang dihadapi petugas ketika mengejar data ekonomi di lapangan.

Sektor rumah tangga relatif lebih lancar. Persoalan justru menumpuk pada sektor usaha. Capaian faktual pendataan sektor tersebut disebut masih berada di bawah 50 persen.

angka itu menyimpan persoalan yang lebih besar daripada soal administrasi sensus. Setiap usaha yang tidak tercatat berpotensi meninggalkan lubang pada gambaran ekonomi wilayah. Padahal hasil sensus akan digunakan untuk menyusun kebijakan dan membaca perubahan kegiatan ekonomi.

Petugas juga menghadapi wilayah yang tidak mudah di jangkau. Sejumlah bangunan belum berhasil ditemukan. Sebagian pelaku usaha dan warga belum bersedia memberikan data. Ada pula aktivitas perdagangan yang baru hidup ketika sebagian besar kota mulai sepi.

Pasar malam di kawasan MMTC menjadi salah satu contoh. Aktivitas ekonomi berlangsung sampai malam bahkan dini hari. Jam kerja petugas sensus tidak selalu beriringan dengan jam hidup para pedagang.seperti itu, pendataan membutuhkan pendekatan berbeda.

masalah tersebut membuat kebutuhan pendampingan kembali mencuat. Asri Ludin mengatakan pendampingan sudah diarahkan sejak awal. tetapi temuan di lapangan menunjukkan pola tersebut belum cukup untuk menutup seluruh celah pendataan.

Baca Juga:  UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam

dari awal sudah kita dorong dilakukan pendampingan. kalau masih ada yang belum terdata, berarti pendampingannya harus kita perkuat,” ujar Asri Ludin

arahan kemudian ditujukan kepada perangkat daerah, kecamatan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan. Petugas BPS diminta dibantu menjangkau lokasi yang sulit ditemui, termasuk wilayah perbatasan, kawasan perkebunan, serta tempat usaha dengan karakter aktivitas yang tidak biasa.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, menyatakan koordinasi dengan para camat segera dilakukan. Sasaran awalnya adalah bangunan yang belum ditemukan dan warga yang belum berhasil ditemui petugas.

Koordinasi lanjutan digelar secara virtual setelah audiensi. Fokusnya bukan pada seremoni, melainkan mengejar bagian data yang masih kosong.

di sinilah kualitas Sensus Ekonomi 2026 diuji. Sensus tidak berhenti pada jumlah formulir yang masuk atau persentase capaian administratif. yang lebih menentukan adalah seberapa jauh aktivitas ekonomi yang benar-benar berlangsung dapat ditangkap dalam data.

Data yang bolong dapat menghasilkan pembacaan ekonomi yang timpang. usaha kecil yang luput, pedagang malam yang tak terjangkau, atau bangunan usaha yang tidak ditemukan dapat membuat sebagian kegiatan ekonomi seolah tidak pernah ada.

BPS masih memiliki pekerjaan untuk menutup celah tersebut. dukungan aparatur wilayah menjadi penting, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada kemampuan petugas menemukan, mendatangi, dan mencatat setiap aktivitas usaha yang menjadi sasaran sensus.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Aula Terapung dan Ujian Kreativitas Siswa
Tekan Kasus DBD, Tim Puskesmas Tinombala dan Kelurahan Pateten Satu Gelar Fogging
Integrasikan Assessment Psikologi Sekolah, Pemkot Bitung Resmi Kukuhkan Forum Anak Daerah
Desa Binaan, Layanan Imigrasi, dan Janji yang Harus Dibuktikan
Ketika Karangan Bunga Berganti Pohon
Menguji Janji Mebidang
​Dapat Pengurangan Masa Pidana di Hari Kemerdekaan, Kalapas Bitung Pesan Ini ke Warga Binaan
Kalapas Bitung Dorong Spirit Gotong Royong Lewat Kemeriahan Lomba HUT RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:06

Tekan Angka Kecelakaan, PT Jasa Raharja  Gelar Safety Campaign di Wilayah Jakarta Utara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03

Peresmian grounbreking Hunian terjangkau di wilayah Garai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:13

Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:47

KAKI Jatim Soroti Kinerja Kabinet Merah Putih, Profesionalisme Menteri Dipertaruhkan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:07

Polres Aceh Tengah Peringati Polres Aceh Tengah Peringati Hari Juang Polri, Kapolres Tanamkan Nilai-Nilai Patriotisme           Juang Polri, Kapolres Tanamkan Nilai-Nilai Patriotisme Takengon — Polres Aceh Tengah memperingati Hari Juang Polri 2026 dengan upacara yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Aceh Tengah, Jumat (21/8/2026) pukul 07.45 WIB. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk menjaga semangat perjuangan, patriotisme, dan pengabdian kepada masyarakat. Upacara dipimpin Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., selaku inspektur upacara. Kegiatan diikuti Wakapolres Kompol Samsir, para pejabat utama, Kapolsek, perwira, serta seluruh personel Polres Aceh Tengah. Rangkaian upacara diisi dengan penghormatan kepada inspektur upacara, mengheningkan cipta, pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, serta pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Kapolres Aceh Tengah. Pembacaan sejarah dan Proklamasi Polisi menjadi bagian penting untuk kembali mengingat bahwa perjalanan Polri tidak terlepas dari perjuangan bangsa. Nilai tersebut diharapka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:10

BABINSA KORAMIL 11/BANDAR BARU GELAR KOMSOS BERSAMA WARGA DESA LANCOK BARO

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:08

Ada Apa dengan Sekda Aceh Tengah? Ketika Mursyid Memilih Mundur, Publik Bertanya: Ada Apa di Balik Tirai Kekuasaan? I

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:43

Demi Kenyamanan Siswa, WC SMPN 2 KJM Direvitalisasi Pasca Banjir, Bukan Ditutup

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sensus Ekonomi dan Data yang Belum Terjaring

Jumat, 21 Agu 2026 - 15:20

Pemerintahan dan Berita Daerah

Aula Terapung dan Ujian Kreativitas Siswa

Jumat, 21 Agu 2026 - 14:29