UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam

- Editor

Kamis, 30 April 2026 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia.com–Dalam mengangkat derajat ekonomi masyarakat kecil Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bekomitmen dimulai melalui peletakan batu pertama pembangunan kawasan UMKM Central kamis 29 April 2026 yang di gadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di daerah tersebut.

peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, di kawasan perkantoran pemerintah yang berdekatan dengan pusat kuliner Hutan Kota, Lubuk Pakam. dengan dimulainya pembangunan ini menjadi babak baru dalam penataan pedagang kecil agar lebih tertib, layak, dan berdaya saing.

dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini bukan hanya soal menyediakan lapak jualan, tetapi juga tentang meningkatkan martabat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

UMKM harus naik kelas. bukan hanya omsetnya yang meningkat, tetapi juga tempat usahanya harus lebih layak dan membanggakan,” tegasnya.

menurutnya, selama ini masih banyak pelaku UMKM yang berjuang dengan kondisi tempat usaha yang kurang representatif. padahal, tampilan dan kenyamanan lokasi sangat berpengaruh terhadap daya tarik konsumen.

kalau omset meningkat tapi tempat jualannya tidak layak, itu belum mencerminkan kemajuan. kita ingin mereka punya ruang usaha yang baik, bersih, dan menarik sehingga mampu mendatangkan pelanggan baru,” lanjutnya.

kawasan UMKM Central ini dirancang tidak hanya sebagai tempat berdagang, tetapi juga sebagai destinasi baru bagi masyarakat. dengan konsep penataan yang rapi dan bernilai estetika, area ini diharapkan mampu menjadi magnet ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial yang hidup.

Baca Juga:  Jembatan Perintis dan Janji Air Bersih

sebanyak sekitar 30 pelaku UMKM akan ditampung di kawasan tersebut. Prioritas diberikan kepada pedagang yang selama ini telah berjualan di sekitar lokasi, namun pemerintah tetap membuka peluang bagi pelaku usaha lain dari berbagai wilayah di Deli Serdang.

lebih jauh, Bupati menekankan bahwa pembangunan ini memiliki dampak yang lebih luas, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru.

yang kita harapkan bukan hanya transaksi jual beli, tetapi juga terbukanya peluang kerja. UMKM harus menjadi motor penggerak ekonomi dan mampu menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dengan adanya pusat UMKM yang terintegrasi, diharapkan terjadi peningkatan kualitas produk, pelayanan, hingga daya saing pelaku usaha lokal.

tak hanya fokus pada sektor ekonomi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan sejumlah rencana pembangunan fasilitas publik lainnya. di antaranya lokasi pembangunan Kantor Koramil 06/Lubuk Pakam, arena sepatu roda, lapangan basket, serta lapangan futsal di kawasan perkantoran pemerintah.

kehadiran berbagai fasilitas ini menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga keseimbangan antara ruang usaha, ruang publik, dan aktivitas masyarakat.

dengan dimulainya pembangunan UMKM Central ini, Lubuk Pakam tidak hanya dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai simpul baru pertumbuhan ekonomi rakyat. Sebuah langkah yang diharapkan mampu membawa pelaku usaha kecil keluar dari keterbatasan menuju kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue
KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah
Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP
Buka Pelatihan Paralegal 2026, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Penyelesaian Hukum Tingkat Tapak
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Jamin Pendataan Menyeluruh, BPS Bitung Sisir Ulang Sensus Ekonomi 2026 di Girian Permai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17

Semangat Pengurus Tinelo Dana-Dana Menggelar Maulid Nabi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Feature dan Opini

APBD Defisit Disorot, Fraksi GIK Dorong OPD Raja Ampat Genjot Kinerja

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:30