Bupati Aceh Tamiang Resmikan Huntara Karyawan PT. PPP dan PT. Sri Kuala.

- Editor

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia com | Aceh Tamiang – – Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH Bupati Aceh Tamiang, meresmikan 66 unit hunian sementara (huntara) yang berasal dari PT. Padang Palma Permai dan PT. Sri Kuala yang berlokasi di Komplek Perkantoran PT. Padang Palma Permai, Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Selasa 19/05/2026.

Adapun program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan didalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan bersama,terutama bagi para karyawan yang terdampak bencana hidrometeorologi november tahun 2025 lalu

Lebih lanjut Jendral bintang dua (Purn) tersebut menyampaikan secara terbuka apresiasi yang setinggi-tingginya, serta rasa terima kasih yang mendalam kepada Pimpinan PT. Padang Palma Permai dan PT. Sri Kuala,atas bantuan pembangunan huntara. Ini wujud nyata kepedulian sosial dan kolaborasi yang luar biasa antara pihak perusahaan dengan pemerintah daerah. Armia Pahmi mengapresiasi.

“Kita semua patut bersyukur, di tengah masa-masa sulit, uluran tangan dan kepedulian terus mengalir di Bumi Muda Sedia ini. Bantuan ini bukan sekadar wujud bangunan fisik semata, melainkan wujud dari harapan, rasa aman, dan empati berbalut kemanusiaan,” ucap mantan Wakapolda Aceh tersebut pada saat memberikan kata sambutannya.

Baca Juga:  KAKI Minta Aparat Tegas Kepada Pedagang Pengoplos Beras, Kelangkaan Beras Dikeluhkan

Armia Pahmi menyadari proses pemulihan pasca bencana hidrometeorologi membutuhkan waktu dan sinergi dari berbagai pihak. Dengan kehadiran huntara yang layak, bersih, dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung,akan sangat membantu meringankan beban karyawan sebelum hunian tetap (huntap) selesai dibangun. Ujarnya.

“Aceh Tamiang membutuhkan huntap hampir 10 ribu unit rumah. Saat ini, yang sudah dibangun di wilayah opak dari sumbangan Buddha Tzu Chi sebanyak 500 unit, dari Mabes Polri sebanyak 250 unit,” paparnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, berkomitmen untuk terus mengawal dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana, termasuk pembangunan hunian tetap nantinya dan bantuan sosial lainnya.

Terkait pembangunan hunian tetap, PT. Minamas Group telah bersedia melepaskan seluas 28 Hektare wilayahnya untuk lahan pembangunan huntap. (AR)

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:20

Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Upacara Bendera Mingguan

Senin, 7 September 2026 - 22:15

HRD Desak Pemerintah Pusat Pastikan Dana Otsus Aceh Berlanjut dalam APBN 2027

Senin, 7 September 2026 - 22:14

Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 18:24

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 05:16

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 September 2026 - 04:14

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

Berita Terbaru