​Deklarasi Damai Bitung: 6 Poin Krusial Pengikat Persatuan di Rumah Bersama

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi menyepakati enam poin krusial dalam Deklarasi Kebangsaan yang digelar terintegrasi dengan Penganugerahan Gelar Adat Budaya. Rabu (20/05/26).

Langkah strategis ini diambil sebagai komitmen bersama untuk meredam ketegangan narasi perbedaan dan menjaga stabilitas keamanan di Kota Bitung.

​Dipimpin langsung Walikota Bitung, Hengky Honandar SE, prosesi pembacaan ikrar berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh elemen struktural pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga adat.

​”Hari ini, dengan semangat persaudaraan, persatuan, dan cinta damai, kita semua berdiri bersama. Kehadiran seluruh elemen ini adalah tonggak utama untuk menentukan komitmen bersama menjaga Kota Bitung agar tetap menjadi rumah bersama yang aman, harmonis, serta bermartabat,”

ujar Hengky dalam orasi kebangsaannya.

Dalam arahannya, Walikota menegaskan bahwa heterogenitas latar belakang di Kota Bitung harus dikelola menjadi stimulus positif pembangunan, bukan memicu disintegrasi sosial.

​”Kita menyadari bahwa perbedaan suku, agama, budaya, organisasi, maupun pandangan bukanlah alasan untuk terpecah,”

tegasnya, seraya menyerukan pentingnya menekan ego kelompok demi kepentingan daerah yang lebih luas.

​Secara terperinci, dokumen Deklarasi Kebangsaan tersebut memuat enam kesepakatan prinsipil, yaitu:

  1. ​Penolakan Tindakan Destruktif: Menolak segala bentuk kekerasan, provokasi, ujaran kebencian, dan aksi destruktif yang mengancam persatuan.
  2. ​Supremasi Hukum: Mendukung penyelesaian setiap konflik atau persoalan sosial melalui jalur hukum yang adil, dialog, dan musyawarah.
  3. ​Kemitraan Keamanan: Mengajak peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
  4. ​Bersih Ruang Digital: Menolak penyebaran berita bohong (hoax), fitnah, serta disinformasi baik di lingkungan sosial maupun media sosial.
  5. ​Penguatan Toleransi: Menjadikan nilai toleransi antarumat beragama dan antarwarga sebagai pondasi utama kehidupan sosial.
  6. ​Sinergi Lintas Sektoral: Membangun kolaborasi solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda
Baca Juga:  Bupati Bireuen Sambut HRS Simbol Solidaritas dan Kebangkitan Pasca Banjir

​Deklarasi yang kini dinyatakan mengikat secara sosial bagi seluruh warga Bitung ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras militer dan sipil. Di antaranya:

  • ​Dansatrol Kodaeral VIII Bitung, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP.
  • ​Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ.
  • ​Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H.
  • ​Kajari Bitung, Erwin Widihantono, S.H., M.H.
  • ​Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Bitung, Forsman F.T. Dandel, S.Sos.
  • ​Kabag Protokol Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, SIP, MSi.

​Selain jajaran birokrasi, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan personel TNI/Polri, komitmen damai ini juga ditandatangani oleh keterwakilan puluhan organisasi sektoral, lembaga pendidikan, instansi BUMN/BUMD, serta paguyuban adat dan keagamaan.

Beberapa perwakilan yang hadir antara lain Binaesa Tou Witung, Genpi Bitung, Kesbangpol, Ikatan Putra-Putri Bitung, Dinas Pariwisata, Politeknik Kelautan & Perikanan Bitung, Dinas Pendidikan, SMA Don Bosco Bitung, SMK N 1 Bitung, STBM Dua Sudara, Klenteng Seng Bo Kiong, Tim Penggerak PKK, dan PDAM Dua Sudara.

​Turut berkomitmen pula pihak Pelindo Kota Bitung, Majelis Adat Budaya Tonsea Minahasa, Brigade Manguni Indonesia, Brigade Waraney Malesung, Tuama Maleos Minaesa, Waraney Tanah Toar Lumimuut, Ikatan Keluarga Nias, OKLBI, AMAN Sulut, Mahasatu, Abu District Representative, Kerukunan Keluarga Jawa, Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo, Ikatan Silaturahmi Akbar Indonesia, GAMKI Kota Bitung, hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bitung, GMNI Kota Bitung dan Barisan Solidaritas Muslim (BSM) Kota Bitung. (kiti)

Berita Terkait

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:30

GRPK Kawal Sejumlah Laporan, Progres Penanganan Dibahas Bersama Kasat Reskrim Polres Deli Serdang

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

Lepas Kepergian Sang Istri, Jurnalis Bitung Lukman Sampaikan Apresiasi untuk Semua Pihak

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 07:14

Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Berita Terbaru